<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wina Februarita</title>
	<atom:link href="http://wina.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wina.web.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Apr 2010 07:05:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Komputer dengan Processor Core i</title>
		<link>http://wina.web.id/2010/04/komputer-dengan-prosesor-core-i/</link>
		<comments>http://wina.web.id/2010/04/komputer-dengan-prosesor-core-i/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 05:56:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wina Februarita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Arsitektur Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wina.web.id/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[CORE i7 Intel Core i7, Prosesor Intel Supercepat Dua perangkat komputer nangkring di meja depan ruang pertemuan kantor Intel Indonesia Corporation, kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa pekan lalu. Komputer yang dipamerkan di hadapan sejumlah wartawan saat itu memang tampak istimewa. Selain central processing unit (CPU)-nya dibalut casing transparan sehingga perangkat dalamnya terlihat jelas, kedua komputer masing-masing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CORE i7</p>
<p><a href="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/core-i7jpeg.jpeg"><img class="size-full wp-image-100 alignleft" title="core i7jpeg" src="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/core-i7jpeg.jpeg" alt="" width="133" height="124" /></a><br />
Intel Core i7, Prosesor Intel Supercepat<br />
Dua perangkat komputer nangkring di meja depan ruang pertemuan kantor Intel Indonesia Corporation, kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa pekan lalu. Komputer yang dipamerkan di hadapan sejumlah wartawan saat itu memang tampak istimewa. Selain central processing unit (CPU)-nya dibalut casing transparan sehingga perangkat dalamnya terlihat jelas, kedua komputer masing-masing dijalankan dengan varian terbaru prosesor Intel Core i7 dan prosesor paling gres dari Intel, Core i5.</p>
<p>David Tjahjadi, channel platform manager yang bertugas mendemonstrasikan perangkat itu, sigap memainkan sebuah game teranyar. Dari informasi di layar monitor, ia menunjukkan salah satu kelebihan kedua prosesor itu. Meski sedang memainkan game, sebuah aplikasi yang memerlukan kinerja tinggi, Core i7 dan Core i5 mampu menyesuaikan kecepatan yang dibutuhkan oleh beban saat itu. &#8220;Ini karena dukungan teknologi Intel turbo boost,&#8221; ujarnya.<span id="more-99"></span></p>
<p>Tepat pada 8 September lalu, dua varian terbaru prosesor Intel Core i7 dan prosesor Intel Core i5 diluncurkan secara serentak di seluruh dunia. Di Indonesia, peluncuran ini dilakukan di kantor Intel Indonesia. Produk anyar dari vendor prosesor terkemuka yang diluncurkan itu terdiri atas Intel Core i5-750 serta dua varian terbaru Intel Core i7, yakni Core i7-860 dan Core i7-870. Ketiganya adalah generasi prosesor berbasis arsitektur Nehalem.</p>
<p>Sebelumnya, pada akhir November tahun lalu, Intel meluncurkan Intel Core i7 Extreme Edition untuk pasar Indonesia. Edisi pertama prosesor yang disebut sebagai &#8220;prosesor desktop tercepat&#8221; dunia serta diproduksi dengan teknologi 45 nanometer itu dirilis dalam tiga model kecepatan: Clock 3,20 Ghz; 2,93 Ghz; serta 2,66 GHz.</p>
<p>Lantas, apa kelebihan teknologi Intel Turbo Boost yang ada dalam dua varian terbaru Core i7 dan Core i5 itu? &#8220;Teknologi ini akan memberikan kinerja maksimal untuk aplikasi yang membutuhkannya,&#8221; kata Budi Wahyu Jati, Country Manager Intel Indonesia. Selain turbo boost, yang merupakan teknologi eksklusif Intel, prosesor ini dijejali teknologi Intel hyper threading, yang mampu memproses 8 thread sekaligus.</p>
<p>Jika kedua teknologi itu digabung, prosesor yang sebelumnya bernama kode &#8220;Lynnfield&#8221; ini akan meningkatkan &#8220;kecerdasan&#8221; pada perangkat komputer saat dibutuhkan. Namun, &#8220;Akan memberikan efisiensi saat komputer tidak terlalu terbebani,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dua varian terbaru Core i7 dan Core i5 ini juga merupakan prosesor Intel pertama yang mengintegrasikan 16-lane PCI Express 2 graphics port serta two-channel memory controller, yang memungkinkan semua input dan output diatur sebuah chip, yakni Intel P55 Express Chipset. Sebelumnya, Intel chipset butuh dua chip terpisah. &#8220;Prosesor terbaru ini juga yang pertama didukung paket socket LGA (land grid array) 1156,&#8221; kata Budi.</p>
<p>Dengan spesifikasi itu, prosesor yang sudah digadang-gadang sejak tahun lalu ini dijanjikan memiliki kinerja jauh lebih baik ketimbang prosesor generasi sebelumnya di segmen pasar yang sama, seperti prosesor Intel Core 2 Quad. Menurut Budi, berdasarkan hasil uji coba dengan aplikasi SPEC_Int base 2006, kinerja prosesor anyar itu sampai 40 persen lebih baik dari Intel Core 2 Quad.</p>
<p>Perbedaan angka pada ketiga model prosesor untuk komputer desktop itu menunjukkan fitur dan kemampuan masing-masing (lihat tabel). Semakin tinggi angka, kinerja prosesor semakin &#8220;powerful&#8221;. Tentu saja, karena sudah diluncurkan di seluruh dunia, ketiga model prosesor teranyar ini juga akan meramaikan pasar komputer Tanah Air. Intel Core i5-750 akan dibanderol US$ 196 atau Rp 1.960.000 (kurs US$ 1 = Rp 10 ribu). Adapun untuk Core i7-860 dan Core i7-870, masing-masing dihargai US$ 284 (Rp 2,8 jutaan) serta US$ 562 (Rp 5,6 jutaan).</p>
<p>Selain dua model Intel Core i7 dan Core i5, Intel Indonesia meluncurkan Intel Xeon seri 3400, prosesor berarsitektur Nehalem untuk server kelas awal. Xeon 3400 disasarkan untuk bisnis skala kecil yang butuh pengoperasian penuh selama 24 jam. Sedangkan dua varian terbaru Core i7 dan Core i5 disasarkan untuk para pengguna yang membutuhkan komputer dengan kinerja super. Mereka yang menggunakan komputer untuk memproses digital media, aplikasi produktif, serta operasi game dan sejumlah aplikasi &#8220;berat&#8221; lainnya sepertinya layak melirik edisi teranyar prosesor &#8220;supercepat&#8221; ini.</p>
<p><strong>Intel Luncurkan Core i3</strong></p>
<p>Vendor prosesor Intel hari ini menghadirkan rangkaian prosesor berbasis <em>Core </em>dengan desain terbaru yang lebih revolusioner untuk pasar Indonesia. Rangkaian prosesor tersebut hadir dengan teknologi unggulan seperti <em>Turbo Boos</em>t dan <em>Hyper-Threading</em>, serta kemampuan grafis definisi tinggi yang terintegrasi.</p>
<p>Selain prosesor Intel Core i7 dan Core i5 yang telah diluncurkan lebih dahulu, hari ini Intel Indonesia Corporation juga meluncurkan prosesor terbarunya, Intel Core i3. Dengan jajaran prosesor anyar tersebut, kinerja PC maupun laptop yang ditawarkan tidak hanya cepat, melainkan juga lebih pintar karena dirancang untuk bisa menyesuaikan dengan kebutuhan individual secara otomatis.</p>
<p>Peluncuran prosesor Intel Core i7, i5 dan i3 ini dilaksanakan seiring dengan dimulainya proses manufaktur masal dari 32 nanometer (nm) yang merupakan terobosan terbaru Intel. Prosesor terbaru dari jajaran Intel Core 2010, yakni Intel Core i3, diproduksi menggunakan proses 32nm yang juga menggunakan transistor <em>high-k metal gate</em> generasi kedua Intel. Teknik tersebut, bersama dengan beberapa inovasi lainnya, menghasilkan kecepatan komputer yang lebih tinggi namun tetap hemat energi.</p>
<p>Sementara itu Prosesor Intel Core i7 dan Core i5 juga telah dilengkapi teknologi <em>Intel Turbo Boost </em>dan Intel <em>Hyper-Threading </em>untuk daya komputasi yang adaptif dan efisien. Teknologi Intel <em>Turbo Boost</em> dijanjikan bisa meningkatkan kinerja secara otomatis ketika dibutuhkan, sesuai dengan beban aktifitas pengguna komputer.</p>
<p>Adapun teknologi Intel <em>Hyper-Threading</em> memungkinkan para pengguna komputer untuk ber-<em>multitask</em> dengan cara menjalankan beberapa &#8220;threads&#8221; pada setiap inti, sehingga komputer menjadi responsif dan memiliki kinerja yang tinggi, namun didukung oleh penggunaan energi yang efisien dalam memproses beberapa tugas sekaligus.</p>
<p>Untuk melengkapi jajaran prosesor Intel Core 2010 ini, Intel juga meluncurkan Chipset Seri 5 yang merupakan solusi chip tunggal pertama. Chipset ini telah berubah dari sekedar menjadi penyambung antara komponen hingga mampu memberikan inovasi dan kapabilitas platform tersendiri.</p>
<p>Rangkaian Intel Core tersebut juga memiliki kapabilitas untuk menghemat energi yang dikenal dengan sebutan HUGI atau <em>&#8220;hurry up and get idle&#8221;</em> (cepat dan kemudian berhentilah), yang memungkinkan prosesor dapat menyelesaikan aktifitas dengan cepat, agar menghemat energi.</p>
<p>&#8220;Fitur-fitur unggulan yang tertanam pada rangkaian prosesor berbasis Core ini menghasilkan kinerja yang efisien untuk aplikasi musik, gaming, video, film, foto, jaringan sosial dan aplikasi berat lainnya,&#8221; kata Budi Wahyu Jati, Country Manager Intel Indonesia Corporation.</p>
<p>Selain itu, kata Budi, rangkaian prosesor tersebut dapat mematikan inti yang sedang aktif atau mengurangi konsumsi energi sehingga dapat meningkatkan kinerja ketika dibutuhkan, dan menghemat energi apabila tidak dibutuhkan. &#8220;Untuk pertama kalinya, kami menyediakan serangkaian prosesor Intel dengan teknologi terdepan yang tersedia pada semua titik harga PC,&#8221; ujar Budi, dalam acara peluncuran yang digelar di Blowfish Lounge, Wisma Mulia Jakarta.</p>
<p>Rangkaian prosesor Intel Core 2010 ini merupakan produk pertama yang memiliki kapabilitas grafis yang terintegrasi dalam prosesor PC <em>mainstream</em>. Dengan menggunakan HD Graphics Intel, rangkaian prosesor tersebut memiliki tampilan gambar yang memukau dan <em>playback</em> video definisi tinggi (HD) yang mulus.</p>
<p>Ini juga merupakan solusi terintegrasi pertama yang dapat memberikan <em>Dolby TrueHD</em> dan DTS<em> Premium Suite multi-channel </em>untuk audio home theater. Selain itu, Grafis Intel HD juga dapat digunakan untuk game <em>mainstream</em> atau 3-D biasa tanpa harus dengan tambahan video card, dan dapat mendukung sistem operasi Microsoft Windows 7 secara penuh.</p>
<p>Khusus untuk fitur HD, Intel Indonesia bekerjasama dengan animator lokal, Marlin Sugama dalam pembuatan film animasi pendek dan menciptakan tokoh-tokoh superhero, pencitraan dari prosesor Intel Core, yang ditayangkan perdana pada saat peluncuran.</p>
<p>Pengguna kini mempunyai berbagai pilihan untuk memenuhi kebutuhan PC maupun laptop dengan performa handal yang dimiliki jajaran prosesor Intel Core tersebut. Pasalnya, Intel Indonesia Corporation telah menggandeng partner-partner seperti Acer, Asus, Dell, HP, Lenovo, Microsoft, Toshiba dan Zyrex.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wina.web.id/2010/04/komputer-dengan-prosesor-core-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Komputer</title>
		<link>http://wina.web.id/2010/04/perkembangan-komputer/</link>
		<comments>http://wina.web.id/2010/04/perkembangan-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Apr 2010 02:18:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wina Februarita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tugas Arsitektur Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[komputer]]></category>
		<category><![CDATA[pc]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wina.web.id/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Definisi Komputer Komputer berasal dari kata &#8220;to Compute&#8221; yang berarti menghitung. jadi secara umum komputer sebagai hitung, tetapi pengertian komputer saat ini bukanlah semata-mata sebagai alat hitung saja, tetapi sebagai alat hitung dengan konstruksi elektronika yang mempunyai storage internal (Tempat penyimpanan) dan bekerja denganbantuan Operating System menurut program-program yang diberikan kepadanya. Untuk jenis nya ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/images.jpeg"><img class="size-full wp-image-70 alignleft" title="images" src="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/images.jpeg" alt="" width="143" height="98" /></a><strong> Definisi Komputer</strong></p>
<p style="text-align: left;">Komputer berasal dari kata &#8220;to Compute&#8221; yang berarti menghitung. jadi secara umum komputer sebagai hitung, tetapi pengertian komputer saat ini bukanlah semata-mata sebagai alat hitung saja, tetapi sebagai alat hitung dengan konstruksi elektronika yang mempunyai storage internal (Tempat penyimpanan) dan bekerja denganbantuan Operating System menurut program-program yang diberikan kepadanya.</p>
<p>Untuk jenis nya ada beberapa macam jenis komputer sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Cara Kerja</li>
<li>Kegunaan</li>
<li>Kapasitas kerja dan memory</li>
</ul>
<p><strong>Perkembangan komputer </strong>untuk mencapai keadaan yang sekarang memerlukan proses yang sangat amat panjang. Berikut ulasan tahapan yang dapat menerangkan hal tersebut:</p>
<p><strong>1. Generasi Pertama Komputer<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Genersi11.bmp"><img class="alignleft size-full wp-image-75" title="Genersi1" src="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Genersi11.bmp" alt="" /></a>Pada tahap pertama ini, perkembangan komputer mendapatkan faktor dorongan positif dari meletusnya perang dunia ke-dua. Dengan kata lain, pihak militer yang berperang sadar betul bahwa dengan mengadakan riset terhadap komputer maka akan mendatangkan kemajuan teknologi untuk suatu kemenangan perperangan. Mereka sadar betul dengan kemampuan potensial yang dimiliki oleh komputer. Oleh karena itu pada masa itu banyak tersedia dana yang sengat berlimpah untuk penelitian perkembangan komputer.<span id="more-51"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Dampak dari tersedianya dana yang melimpah ini sangat signifikan, hal ini terlihat dengan ditemukannya jenis komputer yang diberi nama “K3? untuk mendesain pesawat dan peluru kendali, oleh konrad Zuse, 1941 seorang ilmuwan Jerman. Kemudian tak mau kalah imuwan Inggris pada  tahun 1943 dengan tujuan untuk mengalahkan Jerman, berhasil menemukan mesin komputer yang diberi nama Colossus yang didesain untuk memecahkan kode-kode sandi dari tentara Jerman. Colossus inilah merupakan salah satu alat penting yang menjadi modal kemenangan Sekutu atas Jerman pada perang dunia II. Namun sayangnya lahirnya Colossus tidak berpengaruh besar terhadap perkembangan dunia komupeter waktu itu, hal ini disebabkan oleh sifat karakterisitik dari Colossus itu sendiri yang bersifat tidak komputer serba-guna (general purpose computer) yang dimana hanya dirancang untuk memecahkan kode-kode rahasia Jerman dan kerahasian keberadaannya dijaga hampir satu dekade  karena alasan  keamanan untuk mencegah meletusnya perang kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari pihak Amerika terus melakukan penelitian komputer untuk terus tetap berkembang. Pada tahun 1900 s.d 1973, seorang insinyur dari Harvard Howard H. Aiken dengan bekerja sama dengan IBM berhasil menciptakan kalkulator elektronik dengan panjang setengah lapangan bola kaki dan mempunyai panjang kabel total 500 mil untuk proyek US Navy yang diberi nama Mark I.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah Mark I lahir, kemudian tercipta komputer yang bersifat serba guna (general purpose computer) yang dibuat oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W.Mauchly (1907-1980) yang diberi nama ENIAC. ENIAC berhasil dibuat dengan prakarsa kerja-sama Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. ENIAC sendiri merupakan kepanjangan dari <em>Electronic Numerical Integrator and Computer.</em> ENIAC dapat bekerja dengan kecepatan 1000 kali lebih cepat dibandingkan dengan Mark I.</p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun Colossus tidak boleh disentuh, beberapa penelitian tidak berhenti sampai disitu! Diawali pada pertengahan tahun 1940,  tim University of Pennsylvania dan John von Neumann (1903-1957) memiliki konsep besar untuk memproduksi komputer dengan kapasitas yang dapat digunakan dalam 40 tahun ke-depan! Dari kerja-sama tim ini terciptalah pada akhit tahun 1945, komputer yang diberi nama <em>Electronic Discrete Variable Automatic Computer</em>(EDVAC). Inti besar dari nilai potensial keberhasilan dari EDVAC adalah adanya unit pemrosesan sentral (CPU). Hal ini membuat komputer dapat dikontrol dan dikendalikan dengan sumber tunggal. Selain itu EDVAC memiliki memori untuk menampung program ataupun data. Sehingga hal ini memungkinkan komputer untuk dapat berhenti pada suatu waktu tertentu dan kemudian dapat dapat diatur untuk dapat melanjutkannya kembali. EDVAC mendorong tumbuhnya industri komputer komersial, oleh karena itu tak heran  pada tahun 1951, lahirlah merek UNIVAC I (<em>Universal Automatic Computer I</em>) menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan prinsip kerja EDVAC, yang dilakukan oleh Remington Rand.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari uraian diatas terlihat bahwa perkembangan komputer generasi pertama umumnya dirancang untuk mengerjakan suatu tugas spesifik tertentu dimana hal ini dicirikan dengan adanya program kode-biner yang sangat berbeda (machine language). Hal ini membuat sistem kerja generasi komputer pertama sangat dibatasi. Kemudian komputer dari generasi pertama  biasanya terdapat penggunaan tube vakum (sehingga membuat ukuran komputer sangatlah besar) dan untuk penyimpanan datanya menggunakan silinder magnetik.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Generasi Ke-dua<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/untitled.bmp"><img class="alignleft size-full wp-image-77" title="untitled" src="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/untitled.bmp" alt="" /></a>Pada tahap ini sangat dipengaruhi dengan adanya penemuan transistor pada tahun 1948. Dengan adanya penemuan transistor ini sangat mempengaruhi untuk menggantikan fungsi tube vakum dalam televise, radio, dan tentunya pada komputer. Secara resmi transistor mulai digunakan di dalam komputer sejak tahun 1956. Hal ini sangat mempengaruhi dari hasil ukuran sebuah komputer dibandingkan jika masih menggunakan tube vakum. Pengecilan ukuran komputer semakin dipercepat dengan adanya penemuan lainnya seperti perkembangan dan pengembangan memori inti magnetik. Beberapa produk yang menggunakan teknologi ini adalah komputer produksi IBM dengan skema peluncuran bertahap seperti <em>Strecth</em> dan tak mau kalah Sprery-Rand membuat komputer bernama <em>LARC</em> dll. Perkembangan komputer dengan tujuan komersial semakin terlihat di tahun 1960, dengan ditandainya suksesnya bermunculan komputer untuk di bidang bisnis, pemerintahan dan pendidikan. Pada saat itu juga bermunculan aksesoris pendukung seperti printer, disket, program dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan yang dipaparkan pada paragraph sebelumnya juga turut mendukung untuk lahirnya bahasa pemograman yang dapat dipelajari seperti <em>FormulaTranslator </em>(FORTRAN) d<em>an Common Business-Oriented Language </em>(COBOL). Industi komputer mulai berkembang pesat pada masa perkembangan komputer generasi ke-dua. Selain itu pada masa ini juga merupakan awal untuk munculnya bidang kerja baru seperti ahli sistem komputer, programer (ahli program) dan analisis data.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Generasi Ke-tiga<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/untitled1.bmp"><img class="alignleft size-full wp-image-79" title="untitled" src="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/untitled1.bmp" alt="" /></a>Inti dari pada tahap generasi ke-tiga adalah pada tahun 1958 ditemukannya IC (Intergrated Circuit). Penemuan IC dilatarbelakangi oleh tidak puasnya pada kerja transistor dimana ketika digunakan didalam komputer akan menghasilkan panas yang sangat besar sehingga dapat merusak komponen yag lainnya. IC terbuat dari quarsa rock (batu quarsa) yang ditemukan oleh seorang ilmuwan ahli instrument dari Texas, Jack Kilby. Hal ini-pulalah yang mendorng penemuan-penemuan penting sehingga suatu chip dapat mewakili beberapa komponen yang dibutuhkan oleh komputer. Akibatnya komputer terlihat lebih bersahabat dan nyaman ketka digunakan karena ukurannya yang semakin mengecil.</p>
<p><strong>4. Generasi Ke-empat<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/generasi-ke-4.bmp"><img class="size-full wp-image-72 alignleft" title="generasi ke 4" src="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/generasi-ke-4.bmp" alt="" width="213" height="143" /></a>Untuk perkembangan komputer pada generasi ini mungkin sudah dapat disekitar lingkungan kita. Penemuan IC yang spektakuler sebelumnya membuat perkembangan dunia komputer berkembang dengan pesat. Hal ini dengan ditandai dengan ditemukan komponen yang lebih unggul dibandingkan IC beserta turunannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Komponen yang dimaksud adalah seperti dengan berhasil diproduksinya suatu komponen yang dapat mewakilki beberapa komponen (kapasistanya lebih unggul dari pada IC) yaitu <em>Large Scale Integration </em>(LSI) dimana dapat memuat ratusan komponen dalam hanya sebuah <em>chip. </em>Tak selang berapa lama (1980) kemudian juga ditemukan produk turunannya yaitu 1980-an, <em>Very Large Scale Integration </em>(VLSI) yang memiliki kemampuan luar biasa untuk dapat memuat ribuan komponen hanya dalam sebuah <em>chip </em>tunggal. Dan mungkin <em>Ultra-Large Scale Integration </em>(ULSI) yang memiliki kemampuan yang lebih luar biasa untuk dapat  meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya penemuan diatas diharapkan akan berdampak pada penekanan biaya pembuatan komputer sehingga harga komputer-pun akan semakin lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat tingkat menengah ke bawah. Salah satu contoh produk dipasaran yang mungkin sering pernah kita dengar sampai sekarang adalah <em>Chip </em>Intel 4004 yang dibuat pada pertengahan tahun 1971. Hal ini lah awal mulanya komputer dibuat dan disain untuk keperluan komersial yang dapat terjangkau untuk semua pihak.</p>
<p><strong>5. Generasi Ke-lima  (Komputer Masa Depan)</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/untitled3.bmp"><img class="alignleft size-full wp-image-81" title="untitled" src="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/untitled3.bmp" alt="" /></a>Baik, pada perkembangan komputer untuk masa ke-lima ini memang sangat susah. Karena masih dalam sebatas imajinasi. Mungkin bagi Anda yang membaca tulisan ini pernah menonton film berjudul “2001:Space Odyssey” karya dari Arthur C. Clarke. Dalam film tersebut merupakan gambaran komputer masa depan yang mungkin masih dalam imajinasi dalam pikiran kita. Dalam film tersebut komputer dapat diprogram sehingga dapat mendekati pemikiran manusia. Yang lebih parah dalam film tersebut komputer mampu untuk memprogram dirinya sendiri sehingga bisa saja mungkin pemikirannya mengalahkan pemikiran manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun gambaran visual yang ditayangkan dalam komputer tersebut masih jauh dari pemikiran kita dan realita, namun tanda-tanda untuk mewujudkan itu semua sudah terlihat. Sejauh ini telah ada komputer yang dapat diprogram untuk dapat merespon printah secara lisan maupun nalar manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Dewasa ini telah banyak kemajuan teknologi untuk mendukung perkembangan teknologi komputer. Diantaranya telah ditemukannya kemampuan pemrosesan parallel dimana direncanakan untuk menggantikan model non Neumann! Dimana sistem pemrosesan parallel itu akan mampu bekerja mengkoordinasikan banyak CPU untuk secara serempak. Selain itu juga telah ditemukan teknologi superkonduktor, sehingga dapat menghantarkan informasi lebih cepat dibandingkan dengan teknologi yang digunakan sebelumnya. Apapun yang terjadi, yang jelas secanggih apapun kemampun sebuah komputer tidak akan bisa mengalahkan kemampuan yang membuatnya, yaitu pikiran manusia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Komputer Generasi Ke 6 ( Masa Depan KE-6)</strong></p>
<p><img class="alignleft" title="GAMBAR KOMPUTER GENERASI KE ENAM" src="http://2.bp.blogspot.com/_XJw0wBbqXcE/SnTYre7GgCI/AAAAAAAAAeU/JmLYquz7Oe4/s320/komputer+masa+depan.jpg" alt="komputer generasi ke-6,masa mendatang" width="216" height="162" />Dengan Teknologi Komputer yang ada saat ini,agak sulit untuk dapat membayangkan bagaimana komputer masa depan.Dengan teknologi yang ada saat ini saja kita seakan sudah dapat “menggenggam dunia”.Dari sisi teknologi beberapa ilmuwan komputer meyakini suatu saat tercipta apa yang disebut dengan biochip yang dibuat dari bahan protein sitetis.Robot yang dibuat dengan bahan ini kelak akan menjadi manusia tiruan.Sedangkan teknologi yang sedang dalam tahap penelitian sekarang ini yaitu mikrooptik serta input-output audio yang mungkin digunakan oleh komputer yang akan datang.Ahli-ahli sains komputer sekarang juga sedang mencoba merancang komputer yang tidak memerlukan penulisan dan pembuatan program oleh pengguna.Komputer tanpa program (programless computer) ini mungkin membentuk ciri utama generasi komputer yang akan datang.<br />
Kemungkinan Komputer Masa Depan<br />
Secara prinsip ciri-ciri komputer masa mendatang adalah lebih canggih dan lebih murah dan memiliki kemampuan diantaranya melihat,mendengar,berbicara,dan berpikir serta mampu membuat kesimpulan seperti manusia.Ini berarti komputer memiliki kecerdasan buatan yang mendekati kemampuan dan prilaku manusia.Kelebihan lainnya lagi,kecerdasan untuk memprediksi sebuah kejadian yang akan terjadi,bisa berkomunikasi langsung dengan manusia,dan bentuknya semakin kecil.Yang jelas komputer masa depan akan lebih menakjubkan.</p>
<p>Demikianlah yang dapat saya sampaikan tentang Sejarah Komputer Dan Perkembangannya Dari Generasi Ke-1 Sampai Generasi Ke-6,semoga bermanfaat terutama bagi yang ingin mengetahui Sejarah Komputer dan juga bagi para pembaca semuanya.</p>
<p><strong>Processor Intel</strong></p>
<h1>F  Intel 4004</h1>
<p><strong>Intel 4004</strong> adalah sebuah CPU 4-bit yang merupakan mikroprosesor chip tunggal pertama di dunia. Pada waktu itu, desain CPU lainnya seperti F14 CADC pada tahun 1970 merupakan implementasi dari chip-chip gabungan (<em>multi-chip</em>)</p>
<p>4004 dirilis dalam kemasan CERDIP 16-kaki pada tanggal 15 November 1971. 4004 merupakan prosesor komputer pertama yang dirancang dan diproduksi oleh produsen chip Intel. Orang yang merancang chip tersebut adalah Ted Hoff dan Federico Faggin dari Intel dan Masatoshi<a title="Masatoshi Shima (halaman belum tersedia)" href="file://///w/index.php?title=Masatoshi_Shima&amp;action=edit&amp;redlink=1"> </a>Shima dari Busicom.</p>
<p>Intel C4004 microprocessor. The &#8220;gold and white with gray traces&#8221; specimen shown belongs to the initial CERDIP type series manufactured in 1971.</p>
<p>Rancangan aslinya berasal dari perusahaan Jepang yang bernama Busicom, untuk digunakan pada kalkulator produksinya. 4004 juga disediakan dengan sebuah chip pendukung (misal, ROM program digabung bersama untuk menggunakan alamat program 12-bit 4004, yang mengijinkan akses memori 4 kilobyte dari bus alamat 4-bit bila semua 16 ROM dipasang). Sirkuit 4004 dibuat dari 2.300 transistor, dan pada tahun berikutnya diikuti oleh microprosesor 8-bit pertama, Intel 8008 dengan 3.300 transistor (dan Intel 4040, perbaikan dari 4004).</p>
<p>Pada masukan ke-empatnya ke pasar mikroprosesor, Intel melepas CPU yang memulai revolusi mikrokomputer; Intel 8080.</p>
<h2><strong>Spesifikasi teknis</strong></h2>
<ul>
<li>Maximum      clock speed &#8211; nya adalah 740 kHz</li>
<li>Program dan penyimpanan data yang terpisah (yaitu,      sebuah arsitektur      Harvard). Berlainan dengan      rancangan arsitektur Harvard lainnya yang menggunakan bus yang terpisah, 4004, karena ingin mengurangi jumlah      pin, menggunakan sebuah bus 4-bit tunggal dimultiplex untuk mentransfer:
<ul>
<li>Alamat       12-bit</li>
<li>instruksi 8-bit, tidak       ditaruh di memori yang sama dengan</li>
<li>data       word 4-bit</li>
</ul>
</li>
<li>Set      instruksi yang terdiri      dari 46 instruksi (di mana 41 diantaranya memiliki lebar 8 bit dan 5 lebar      16 bit)</li>
<li>Set      register terdiri dari 16 register masing-masing 4 bit</li>
<li>tumpukan subroutine internal memiliki kedalaman 3 tingkat</li>
</ul>
<h2>chip pendukung</h2>
<ul>
<li>4001:      256-byte ROM (256 8-bit <em>program</em> instructions), and one built-in 4-bit I/O port<sup>*</sup></li>
<li>4002:      40-byte RAM (80 4-bit <em>data</em> words), and one built-in 4-bit output port; the RAM portion of the chip is      organized into four &#8220;registers&#8221; of twenty 4-bit words:
<ul>
<li>16       data words (used for mantissa digits in the original calculator design)</li>
<li>4       status words (used for exponent digits and signs in the original calculator design)</li>
</ul>
</li>
<li>4003:      10-bit parallel output shift register for scanning keyboards,      displays, printers, etc.</li>
<li>4008:      8-bit address latch for access to standard memory chips, and one built-in      4-bit chip select and I/O port<sup>*</sup></li>
<li>4009:      program and I/O access converter to standard memory and I/O chips<sup>*</sup></li>
</ul>
<p><sup>*</sup> Note: a 4001 ROM+I/O chip cannot be used in a system along with a 4008/4009 pair.</p>
<h2>Collectability</h2>
<p>The Intel 4004, naturally, is one of world&#8217;s most sought-after collectable/antique chips. Of highest value are 4004&#8242;s that are gold and white, with visible so called &#8216;grey traces&#8217; on the white portion (the original package type). As of 2004, such chips reached around US$400 each on eBay. The slightly less valuable white and gold chips without grey traces typically reach $200 to $300. Those chips without a &#8216;date code&#8217; underneath are earlier versions, and therefore worth slightly more. Other valuable chips include the Intel 4040.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Sumber-sumber</strong></p>
<ul>
<li>The      Intel 4004: A testimonial from Federico Faggin, its designer, on the first      microprocessor&#8217;s thirtieth birthday – Faggin&#8217;s own 4004 website</li>
<li>Interview with Masatoshi Shima      regarding his role in the 4004 – At the IEEE&#8217;s History Center pages</li>
<li>MCS-4 Micro Computer Set Data      Sheet (12 pp.) – Intel Corp., November 1971; At the Smithsonian&#8217;s      Chip Collection website</li>
<li>Comprehensive      Intel 4004 chipset information – At Christian Bassow&#8217;s CPU Museum</li>
<li>Intel 4004 chip collecting information – At The Antique Chip Collector&#8217;s Page</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<h1>F   Intel 4040</h1>
<p><strong>Intel 4</strong><strong>040</strong> adalah mikroprosesor pengganti Intel 4004. Diperkenalkan pada tahun 1974.</p>
<p><a href="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Intel-4040.bmp"><img class="size-full wp-image-91 alignnone" title="Intel 4040" src="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Intel-4040.bmp" alt="" width="192" height="93" /></a></p>
<p><em>Gambar microprosessor intel 4040</em></p>
<h2>Fitur Tambahan</h2>
<ul>
<li>Perintah (interrupt)</li>
<li>Satu langkah (Single step)</li>
</ul>
<h2>Tambahan</h2>
<ul>
<li>Set perintah ditambah sampai 60 perintah</li>
<li>Program      memori ditambah sampai 8k byte</li>
<li>Register      ditambah sampai 24</li>
<li>Timbunan      <em>subroutine</em> (<em>Subroutine stack</em>) ditambah sampai 7 tingkat (<em>level</em>)</li>
</ul>
<h2><em>Chip</em> pendukung baru</h2>
<ul>
<li>4201 &#8211; Pembangkit pewaktu 500 sampai 740 kHz      menggunakan kristal 4 hingga 5.185 MHz</li>
<li>4308      &#8211; 1K byte ROM</li>
<li>4207      &#8211; General Purpose byte keluaran (Output port)</li>
<li>4209      &#8211; General Purpose byte masukan (Input port)</li>
<li>4211      &#8211; General Purpose byte masukan dan keluaran (I/O port)</li>
<li>4289      &#8211; Antarmuka memori standar (menggantikan 4008/4009)</li>
<li>4702      &#8211; 256 byte UVEPROM</li>
<li>4316      &#8211; 2K byte ROM</li>
<li>4101 &#8211; 256 4-bit RAM</li>
</ul>
<h1>F  Intel 8008</h1>
<p>intel 8008 merupakan sebuah microprocessor terdahulu yang dirancang dan dibuat oleh Intel, dan diproduksi pada bulan april tahun 1972. It was originally commissioned dari Computer Terminal Corporation untuk digunakan pada terminal yang dapat diprogram ulang (programmable terminal) Datapoint 2200, tetapi karena chip terlambat(delivered late) dan tidak memuaskan kemampuannya menurut CTC, sehingga chip tidak digunakan padat 2200. Sebuah kesepakatan antara Intel dan CTC mengijinkan Intel untuk memasarkan kepada pelanggan lain.<br />
Set perintah dari 8008 dan menyusul CPU Intel CISC berdasarkan rancangan milik CTC.</p>
<p>The chip (limited by its 18 pin DIP packaging) had a single 8-bit bus and required a very large amount of external logic to support it. Sebagai contoh, Alamat 14-bit , which could access 16K bytes of memory, needed to be latched by some of this logic in an external Memory Address Register (MAR). It could access 8 input ports and 24 output ports.</p>
<p>Versi awala dari 8008 berjalan pada 0.5 MHz, lebih lambat 0.8 MHz. Meskipun lebih lambat dalam hal melakukan perintah per detiknya dari 4-bit Intel 4004 and Intel 4040, sebuah fakta bahwa 8008 memproses delapan bit data sekali dan secara signifikan dapat mengakses lebih banyak RAM sesungguhnya memberikan 3 sampai 4 kali kekuatan sebenarnya dari chip 4-bit.</p>
<p>Sangat baik untuk digunakan pada pengontrol dan terminal CRT ( controller and CRT terminal) , tapi hal tersebut terlalu sulit untuk digunakan most other tasks. A few early computer designs were based on it, but most would use the later and greatly improved Intel 8080 instead</p>
<h2>Perancang</h2>
<p>Marcian &#8220;Ted&#8221; Hoff, Stan Mazor, Hal Feeney, Federico Faggin</p>
<h1>F  Intel 8085 ( Intel 8085AH )</h1>
<p><strong>Intel 8085</strong> merupakan sebuah mikroprosesor 8-bit buatan Intel pada pertengahan tahun 70-an. 8085 cocok secara biner (<em>binary</em>) dengan Intel 8080 yang lebih terkenal tetapi membutuhkan lebih sedikit perangkat keras pendukung, sehingga mempermudah agar sistem komputer kecil dan ringkas dapat dibangun.</p>
<p>The &#8220;5&#8243; in the model number came from the fact that the 8085 required only a 5-volt power supply rather than the 5V and 12V supplies the 8080 needed. Both processors were sometimes used in computers running the CP/M operating system, and the 8085 later saw use as a microcontroller (much by virtue of its component count reducing feature). Both designs were later eclipsed by the compatible but more capable Zilog Z80, which took over most of the CP/M computer market as well as taking a large share of the booming home computer market in the early-to-mid-1980s.</p>
<p>The 8085 can access 2^16 (= 65,536) individual 8-bit memory locations. Unlike some other microprocessors of its era, it has a separate address space for up to 2^8 (=256) I/O ports. It also has a built in register array which are usually labeled A(Accumulator),B,C,D,E,H and L, plus 16-bit Program Counter (PC) and Stack Pointer (SP), and 8-bit flag register F. The microprocessor has three hardware based interrupt operations which are found in pins 7 thru 9, these are called RST 7.5, RST 6.5, and RST 5.5 respectively. 8085 also has TRAP interrupt, which cannot be disabled, that is, TRAP is a Non-Maskable interrupt (NMI), and 8085 also has an INTR interrupt, but it&#8217;s use requires an external Programmable Interrupt Controller (eg. 8259).</p>
<p>The 8085 can accommodate slower memories thru externally generated Wait states (pin 35, READY), and also has provisions for Direct Memory Access (DMA) using HOLD and HLDA signals (pins 39 and 38).</p>
<p>The 8085 processor has found marginal use in small scale computers up to the 21st century. The CMOS version 80C85 of the NMOS/HMOS 8085 processor has/had several manufacturers, and some versions (eg. Tundra Semiconductor Corporation&#8217;s CA80C85B) have additional functionality, eg. extra machine code instructions.</p>
<h1>F  Intel 8086</h1>
<p><a href="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Intel-8086.bmp"><img class="alignleft size-full wp-image-92" title="Intel 8086" src="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Intel-8086.bmp" alt="" /></a></p>
<p><em>Gambar mikroprosessor Intel 8086</em></p>
<p><strong>8086</strong> merupakan sebuah chip mikroprosesor 16-bit rancangan Intel pada tahun 1978 yang membangkitkan penggunaan arsitektur x86. Tidak lama kemudian, Intel 8088 diperkenalkan dengan bus 8-bit external, yang memungkinkan penggunaan chipset yang murah.</p>
<p>8086 dirancang berdasarkan Intel 8080 dan Intel 8085 dengan set register yang mirip, tetapi dikembangkan menjadi 16 bit. &#8220;Bus interface Unit&#8221; memberikan rangkaian instruksi ke &#8220;Execution Unit&#8221; melalui sebuah prefetch queue 6 byte, jadi pemberian dan pelaksanaan dilakukan bersamaan- sebuah bentuk pipelining primitif (instruksi 8086 bervariasi dari 1 sampai 4 byte).</p>
<h1>F   Pentium</h1>
<p><a href="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Pentium.bmp"><img class="alignleft size-full wp-image-93" title="Pentium" src="http://wina.web.id/wp-content/uploads/2010/04/Pentium.bmp" alt="" /></a></p>
<h1><em>Gambar mikroprosessor intel pentium</em></h1>
<table border="1" cellpadding="0" width="377" align="right">
<tbody>
<tr>
<td width="373" valign="top"><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="373" valign="top">
<table border="1" cellpadding="0" width="368" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="163">Nama Prosesor</td>
<td width="199">Intel Pentium</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Pembuat</td>
<td width="199">Intel     Corporation</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Diperkenalkan</td>
<td width="199">19 Oktober 1992;<br />
Dirilis tanggal 22 Maret 1993</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Nama kode prosesor</td>
<td width="199">P5, 80586, atau i586</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Jumlah transistor</td>
<td width="199">3,100,000 transistor</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Frekuensi Kecepatan</td>
<td width="199">Generasi pertama: 60 MHz dan 66 MHz;<br />
Generasi kedua: 75-100 MHz;<br />
Generasi kedua versi baru 120 MHz dan yang di atasnya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Kecepatan bus</td>
<td width="199">50 Mhz, 60 Mhz, dan 66 MHz</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Proses produksi</td>
<td width="199">Generasi pertama: 800 nanometer (0.8 mikron);<br />
Generasi kedua: 600 nanometer;<br />
Generasi kedua versi baru: 350 nanometer.</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Ukuran cache Level 1</td>
<td width="199">16 KB (8KB instruction cache + 8KB data     cache)</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Ukuran cache Level 2</td>
<td width="199">Antara 256 KB hingga 1024 MB     on-board (COAST/cache-on-a-stick).</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Tipe cache Level 2</td>
<td width="199"><em>Two way associative</em>;     write-back</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Ukuran Register</td>
<td width="199">32-bit</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Address bus eksternal</td>
<td width="199">64-bit</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Memory Address     bus</td>
<td width="199">32-bit, sehingga dapat mengalamati 4 gigabytes</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Tegangan operasi</td>
<td width="199">5 Volt (generasi pertama); 3.465 Volt, 3.3 Volt, 3.1 Volt, 2.9 Volt     (generasi kedua)</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Paket Prosesor</td>
<td width="199">Pin-Grid Array 273-pin;     Staggered Pin-Grid Array 296-pin</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Interkoneksi dengan motherboard</td>
<td width="199">Socket-4</td>
</tr>
<tr>
<td width="163">Fitur manajemen daya</td>
<td width="199">SMM (System Management Mode)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Beberapa macam generasi Intel Pentium :</strong></p>
<p><strong>Pentium</strong> adalah generasi kelima dari arsitektur prosesor mikro x86 buatan Intel Corporation, yang desainnya dibuat oleh Vinod Dham. Pentium merupakan penerus dari jajaran prosesor 486, dan mulai dijual ke pasaran pertama kali pada tanggal 22 Maret 1993. Nama asli (kode) Pentium adalah 80586 atau i586, untuk mengikuti penamaan generasi sebelumnya.</p>
<p>Pentium merupakan prosesor pertama dari Intel yang menggunakan arsitektur superskalar, sehingga walaupun Pentium merupakan prosesor yang bersifat CISC, Pentium dapat bekerja seperti layaknya prosesor RISC, meskipun pada saat itu belum ada aplikasi yang mampu mengutilisasinya.</p>
<h2>visi</h2>
<p>Intel beberapa kali melakukan revisi prosesor Pentium miliknya, yakni dikarenakan ada kesalahan dalam operasi pembagian terhadap bilangan <em>floating point</em> yang tenar dengan sebutan Floating Point Division Bug. Selain karena kesalahan tersebut, Intel juga pernah merevisi Pentium karena ada masalah pada panas dan penurunan tegangan, serta pengubahan proses manufaktur prosesor.</p>
<h3>Prosesor Pentium Generasi Pertama</h3>
<p>Prosesor Pentium generasi pertama, yang memiliki nama kode i586, P5, atau 80586 memiliki kecepatan 60 MHz dan 66 MHz. Prosesor ini dipaketkan pada paket Pin-Grid Array 273-pin yang ditancapkan pada Socket-4. Prosesor ini dibangun dengan menggunakan teknik manufaktur Bipolar CMOS 800 nanometer. Karena ada 3100000 tabung vakum di dalamnya (sekarang digantikan fungsinya oleh transistor yang berukuran sepermiliar meter), prosesor ini pun terlihat bongsor karena untuk menetralisir panas yang dihasilkan diperlukan komponen tambahan. Akibatnya, prosesor ini hanya tersedia sebentar saja di pasaran. Prosesor ini pun menggunakan tegangan operasi yang sangat besar 5 volt, yang menyebabkannya ia boros daya (hingga 16 Watt), dan tentunya panas yang berlebih.</p>
<h3>Prosesor Pentium Generasi Kedua</h3>
<p>Sadar atas kelemahan Pentium generasi pertama, Intel pun merevisi Pentium dengan meluncurkan Pentium generasi selanjutnya (yang memiliki nama kode P54C), pada tanggal 7 Maret 1994. Prosesor baru ini diperkenalkan pada frekuensi 90 MHz, 75 MHz, 100 MHz. Selanjutnya dirilis pula seri dengan kecepatan 120 MHz, 133 MHz, 150 MHz, 166 MHz, dan yang tercepat 200 MHz. Berbeda dengan prosesor Pentium Generasi awal, prosesor ini dibangun dengan menggunakan teknologi manufaktur Bipolar CMOS 600 nanometer, mengikuti beberapa saingannya dari Motorola dan IBM. Versi yang lebih baru (120 MHz ke atas) bahkan dibuat dengan menggunakan teknologi manufaktur 350 nanometer, sehingga dapat menampung 3300000 transistor. Dengan menggunakan teknologi manufaktur yang lebih canggih, Pentium pun lebih ramping dan lebih hemat daya (frekuensi 200 MHz hanya memakan 15.5 Watt).</p>
<p>Prosesor ini dipaketkan dengan menggunakan paket Staggered Pin-Grid Array (SPGA) 296-pin yang tentu saja tidak kompatibel dengan prosesor generasi sebelumnya. Satu-satunya cara yang digunakan oleh pengguna untuk melakukan upgrading dari prosesor generasi pertama ke generasi kedua adalah dengan melakukan penggantian motherboard.</p>
<h3>Pentium MMX</h3>
<p>Generasi ketiga dari prosesor Pentium adalah Pentium MMX (yang memiliki nama kode P55C) yang dirilis pada tahun 1997. Intel memasukkan tambahan 57 instruksi MMX baru ke dalam prosesor, tanpa melakukan perombakan terhadap desain. karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium. Prosesor ini tersedia dalam frekuensi kecepatan/bus 166MHz/66MHz, 200MHz/66MHz, dan 233/66MHz. Selain ditujukan untuk prosesor desktop, prosesor ini juga tersedia untuk prosesor mobile, yang bekerja pada frekuensi 266MHz/66MHz. Ukuran Cache pun ditingkatkan pada prosesor ini: Pentium MMX memiliki 16 KB Data cache yang bersifat write-back (yang pada versi Pentium sebelumnya hanya terdapat 8 KB). Chip prosesor Pentium MMX diproduksi dengan menggunakan teknik manufaktur Bipolar CMOS 350 nanometer, dan tegangan yang digunakannya adalah 2.8 Volt. Prosesor untuk komputer portabel (yang dibangun dengan teknologi 250 nanometer) yang begitu membutuhkan penghematan daya bahkan hanya membutuhkan 1.8 Volt.</p>
<p>Lagi-lagi, Intel mengganti dudukan prosesor ke socket baru, Socket-7 321-pin, yang memiliki fitur pengatur voltase secara otomatis (Automatic Voltage Regulator Module). Untuk menggunakan prosesor ini, akhirnya pengguna dipaksa lagi untuk mengganti motherboard-nya.ok</p>
<h2>Cacat-cacat pada Pentium :</h2>
<p>Prosesor Pentium memang sangat laku. Bahkan di Indonesia, jika seseorang ditanya mengenai prosesor, yang pertama kali diingat adalah prosesor Pentium. Tetapi, prosesor ini jauh dari kesempurnaan.</p>
<p>Berikut ini adalah beberapa cacat pada prosesor Pentium:<strong><em> </em></strong></p>
<h1>Pentium Extreme Edition</h1>
<p><strong>Pentium Extreme Edition</strong> merupakan prosesor Pentium 4 keluaran Intel Corporation yang ditujukan untuk pasar khusus, yakni pasar gamer dan antusias terhadap kinerja.</p>
<table border="1" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td>Nama prosesor</td>
<td>Intel Pentium 4   Extreme Edition</td>
</tr>
<tr>
<td>Code name</td>
<td>Gallatin</td>
</tr>
<tr>
<td>Jumlah transistor</td>
<td>178 juta</td>
</tr>
<tr>
<td>Diperkenalkan</td>
<td>15 September 2003</td>
</tr>
<tr>
<td>Frekuensi</td>
<td>3.2GHz, 3.4 GHz, 3.73   GHz</td>
</tr>
<tr>
<td>Multiplier</td>
<td>12, 13, 14, 15, 16,   17, 18 x (tidak dikunci)</td>
</tr>
<tr>
<td>Kecepatan Bus</td>
<td>800 MHz (4 x 200 MHz) dan 1066 Mhz (4x 233 MHz)</td>
</tr>
<tr>
<td>L1 Execution Trace   Cache</td>
<td>8 K?Ops</td>
</tr>
<tr>
<td>L1 Data Cache</td>
<td>12 KB</td>
</tr>
<tr>
<td>L2 Cache</td>
<td>512 KB eight way set   associative</td>
</tr>
<tr>
<td>L3 Cache</td>
<td>2048 MB, eight way   set associative</td>
</tr>
<tr>
<td>Micro architecture</td>
<td>Intel NetBurst</td>
</tr>
<tr>
<td>Instruction set</td>
<td>Intel x86, MMX, SSE, SSE2, HT</td>
</tr>
<tr>
<td>Proses manufaktur</td>
<td>130 nanometer</td>
</tr>
<tr>
<td>Ukuran inti prosesor</td>
<td>237 mm2</td>
</tr>
<tr>
<td>Ukuran register</td>
<td>32-bit</td>
</tr>
<tr>
<td>Address bus eksternal</td>
<td>64-bit</td>
</tr>
<tr>
<td>Memory   bus address</td>
<td>32-bit</td>
</tr>
<tr>
<td>Tegangan</td>
<td>1.525 volt (<em>Automatic   Voltage Regulator Module</em>)</td>
</tr>
<tr>
<td>Package</td>
<td>?PGA-478,   LGA-775</td>
</tr>
<tr>
<td>Power Management</td>
<td>Advanced   Configuration and Power Interface (ACPI)</td>
</tr>
<tr>
<td>Dukungan multiprocessor</td>
<td>Tidak (meski ia sebenarnya dibuat berdasarkan Intel Xeon MP).</td>
</tr>
<tr>
<td>Dukungan HyperThreading</td>
<td>Ya, dua prosesor.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Saat AMD bangga karena akan meluncurkan prosesor AMD Athlon 64 untuk komputer desktop, Intel secara diam-diam meluncurkan prosesor baru, dengan nama Intel Pentium 4 Extreme Edition ketika Intel Developer Forum sedang berlangsung, delapan hari sebelum AMD meluncurkan AMD Athlon 64. Pentium 4 Extreme Edition dibangun berdasarkan core Gallatin (Intel Xeon MP) dengan dikurangi dukungan multiprocessor, dan ditambah cache L3 sebesar 2048 KB.</p>
<p>Dukungan HyperThreading seperti prosesor Pentium 4 biasa pun terdapat dalam prosesor ini. Dengan Hyper Threading pada prosesor ini membuatnya dikenali oleh sistem operasi yang bersifat SMP-capable (sistem operasi yang mendukung multiprocessor seperti Windows NT, 2000, XP dan GNU/Linux) selayaknya dua prosesor, satu prosesor fisik dan satu prosesor logis.</p>
<p>Intel menyatakan bahwa penambahan 2 MB L3 <em>cache</em> pada prosesor ini bagi para maniak game dan multimedia bertujuan untuk menampung berbagai proses yang dibutuhkan oleh aplikasi yang digunakan oleh para penggunanya sehingga menghilangkan <em>latency</em> pada jalur memori dan prosesor. Penambahan 2 MB ini sangatlah tepat, karena berbagai data, seperti sebuah frame tunggal video resolusi DVD atau data vertex pada game masa kini rata-rata melebihi 1 MB, tetapi masih jauh di bawah 2 MB. Penyebab utama mengapa Intel tidak menambahkan cache Level 2 adalah Intel tidak mau membongkar arsitektur Pentium 4 C yang sudah mapan dan meraup berbagai kesuksesan itu. Apalagi dengan harga dua kali lebih besar dibandingkan prosesor Pentium 4 biasa dengan kecepatan yang sama.</p>
<p>Ketika pertama kali diluncurkan, prosesor ini didukung oleh motherboard dengan chipset Intel 875P (Canterwood), Intel 7210 dan Intel 865PE (Springdale) yang sudah terlebih dulu hadir di pasaran. Dengan dukungan Dual channel Memory pada ketiga <em>chipset</em> tersebut, dipastikan kinerjanya akan terbukti sangat tinggi, dan dapat mengeksploitasi seluruh kemampuannya. Bahkan banyak <em>overclocker</em> yang berhasil meng-overclock prosesor ini menjadi lebih dari 4.5 GHz, karena multiplier yang dapat dibuka.</p>
<h1>Pentium Pro</h1>
<p><strong>Pentium Pro</strong> adalah mikroprosesor berarsitektur x86 buatan Intel. Prosesor ini merupakan jajaran teratas dari prosesor Pentium pada tahun 1995. Kinerja untuk aplikasi 32-bit yang tinggi, cache L2 dalam tubuh yang berjalan setara dengan kecepatan prosesor hingga 1.024 KB (1 MB) adalah keunggulannya. Kata <em>Pro</em> dalam Intel Pentium Pro merupakan singkatan dari <strong>P</strong>recision <strong>R</strong>ISC <strong>O</strong>rganization, bukannya <em>Professional</em> seperti dugaan banyak orang.</p>
<p>Chip Pentium Pro sangat unik jika dibandingkan dengan prosesor lain karena konstruksinya yang sama sekali berbeda. Intel Pentium Pro menggunakan konstruksi <em>Multi-Chip Module</em> (MCM), berbeda dengan Pentium MMX yang hanya menggunakan konstruksi <em>Single-Chip Module</em>. Konstruksi MCM ini disebut oleh Intel sebagai PGA <em>Dual-Cavity</em>.                                                                            <em> Logo Pentium pro </em></p>
<table border="1" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Nama<br />
prosesor</strong></td>
<td width="328">Intel Pentium Pro</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Nama perkenalan</strong></td>
<td width="328">Intel P6</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Transistor</strong></td>
<td width="328">5.500.000 (prosesor)<br />
15.500.000 (tiap 256 KB cache L2)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Peluncuran</strong></td>
<td width="328">1 November 1995</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Jangkauan<br />
kecepatan</strong></td>
<td width="328">150 MHz hingga 200   MHz.</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Bus sisi<br />
depan (FSB)</strong></td>
<td width="328">60 dan 66 Mhz.</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Proses<br />
produksi</strong></td>
<td width="328">280 nm</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Cache L1</strong></td>
<td width="328">16 KB (8 KB cache instruksi, 8 KB cache data)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Cache L2</strong></td>
<td width="328">256-1.024 KB, dalam tubuh, kecepatan penuh</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Jenis cache L2</strong></td>
<td width="328">Asosiatif dua lajur<br />
Tulis ulang</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Register<br />
internal</strong></td>
<td width="328">32-bit</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Tegangan</strong></td>
<td width="328">3,3 Volt</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Dudukan<br />
prosesor</strong></td>
<td width="328">PGA (Pin-Grid Array) <em>Dual-cavity</em> 387 pin</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Sambungan ke<br />
papan induk</strong></td>
<td width="328">Soket   8</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Manajemen<br />
daya</strong></td>
<td width="328">SMM (System   Management Mode)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Dukungan<br />
multiprosesor</strong></td>
<td width="328">Ya, MPS 1.1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Pada Pentium Pro terdapat dua inti prosesor, yang pertama adalah chip Pentium Pro itu sendiri dan yang lainnya adalah cache L2 SRAM berukuran 256 KB, 512 KB, atau 1.024 KB. Inti prosesor Pentium Pro memiliki 5.500.000 transistor dan SRAM 256 KB pada cache L2-nya memiliki 15.500.000 transistor. Berarti, Pentium Pro yang memiliki cache L2 sebesar 1.024 KB memiliki kira-kira 67.500.000 transistor.</p>
<p>Ukuran prosesor Pentium Pro dibandingkan dengan sebuah pena.</p>
<p>Inti prosesor utama memiliki cache L1 sebesar 16 KB yang dibagi menjadi dua, 8 KB untuk instruksi berjenis asosiatif dua lajur dan 8 KB untuk cache data yang berjenis asosiatif empat lajur. Cache L2 merupakan salah satu keunggulannya. Dengan mengintegrasikan cache L2 pada tubuh prosesor dan memisahkannya dari papan induk, Pentium Pro memiliki kecepatan cache L2 yang setara dengan kecepatan prosesor (<em>full core speed</em>) ketimbang menjalankannya pada FSB 66 MHz yang justru akan memperlambat performanya, bahkan kinerjanya tidak akan jauh berbeda dengan prosesor generasi kelima Intel, yaitu Pentium. Dengan mengintegrasikan cache L2 pada prosesor, maka papan induk pun menjadi semakin murah karena tidak ada lagi SRAM yang harus dibeli secara terpisah. Konsekuensinya, harga prosesor semakin melambung. Beberapa produsen papan induk mungkin masih mengintegrasikan SRAM pada papan induk yang mereka buat, tetapi hal ini akan menjadikannya turun tingkat menjadi L3. Sudah menjadi rahasia umum apabila cache L3 yang berjalan pada kecepatan FSB yang kurang akan memberikan peningkatan kinerja pada Pentium Pro, dibandingkan dengan Pentium.</p>
<p>Salah satu fitur cache L2 dalam tubuh prosesor adalah peningkatan kinerja yang sangat signifikan. Ketimbang mendukung SMP seperti pada Pentium, maka Pentium Pro memiliki dukungan MPS (<em>Multi-Processor Specification</em>) versi 1.1. Pentium Pro dan MPS dapat menjalankan empat prosesor bersamaan. Tidak seperti konfigurasi multiprosesor lainnya, Pentium Pro dapat menghindari ketidaksamaan kecepatan cache karena setiap chip memiliki cachenya sendiri, didukung cache L1 dan L2 yang sudah termasuk dalam tubuh prosesor. Pengujian yang melibatkan lebih dari 200 prosesor Pentium Pro yang dipasang bersamaan menggunakan sistem operasi UNIX, sebuah laboratorium dapat menembus 1 triliun <em>Floating Point Operation</em> per detik (TFLOPS) sehingga memecahkan rekor &#8220;Superkomputer Tercepat&#8221; dari <em>Guinness World Book of Record</em>.</p>
<p>Papan induk berbasis prosesor Pentium Pro memiliki bus PCI yang sangat eksklusif serta bus ISA. Intel sendirilah yang membuat chipset untuk Pentium Pro (seri Intel 450). Intel mendesain rancang bangun ATX untuk memberikan dukungan yang lebih baik pada Pentium Pro dan prosesor masa depan, seperti Pentium II, Pentium III, dan Pentium 4 maupun AMD Sempron, Athlon, dan Opteron. Pentium Pro juga bisa digunakan pada rancang bangun selain ATX, tergantung jenis papan induk yang digunakan. Banyak produsen sistem Pentium Pro malah tergoda untuk merangkai Pentium Pro pada rancang bangun Baby-AT dan mempertahankan desain tersebut. Masalah besar pun muncul, prosesor menjadi terlalu panas karena Pentium Pro mengonsumsi daya lebih dari 25 Watt.</p>
<p>Kekurangan Pentium Pro adalah sangat lemah apabila dihadapkan pada perangkat lunak berbasis 16-bit karena rancang bangunnya berbasis pada RISC (<em>Reduced Instruction Set Computing</em>), FPU (<em>Floating Point Unit</em>) yang cepat, dan cache L2 terintegrasi. Apalagi kala itu, sistem operasi yang digunakan pun masih berbasis DOS dan Windows 95. Hanya sistem operasi murni 32-bit sajalah yang bisa mendongkrak potensinya, seperti IBM OS/2, OS/2 Warp, keluarga UNIX, dan Microsoft Windows NT. Perangkat lunak yang ada mau tidak mau harus didesain ulang agar prosesor ini dapat mengeluarkan semua potensi yang dimilikinya.</p>
<p>Prosesor ini tidak pernah sukses di kalangan pemilik komputer <em>desktop</em>. Prosesor ini sangat sukses dijadikan sebagai otak sebuah server dalam suatu jaringan. Prosesor ini adalah leluhur dari prosesor Intel Pentium II dan Xeon. Berarti, prosesor ini memang ditujukan untuk kalangan <em>workstation</em> maupun server yang menangani banyak perintah tiap detiknya. Kelemahan lain prosesor ini adalah 5 kali lebih mahal daripada Pentium MMX yang dirilis pada tahun 1997.</p>
<h1>Celeron</h1>
<p><strong>Celeron</strong> adalah keluarga mikroprosesor buatan Intel Corporation dengan arsitektur Pentium II, tetapi dengan sedikit pengurangan memori cache demi mempertahankan faktor ekonomis. Memori cache L2 Celeron hanya berukuran 128 KB, sementara Pentium II memiliki memori cache L2 sebesar 512 KB. Celeron dapat dipasang pada papan induk yang mempunyai slot 1 maupun soket PGA 370.</p>
<h2>Jenis dan nama perkenalan</h2>
<ul>
<li><strong>Covington</strong> (generasi      awal)</li>
<li><strong>Mendocino</strong></li>
<li><strong>Coppermine</strong> (128)</li>
<li><strong>Tualatin</strong> (Tualeron)</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Celeron      M</strong>
<ul>
<li>Banias       (512)</li>
<li>Dothan (1024)</li>
<li>Shelton (Banias)</li>
<li>Yonah       (1024)</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Celeron      NetBurst</strong>
<ul>
<li>Willamette (128)</li>
<li>Northwood       (128)</li>
<li>Prescott (256,       Celeron D)</li>
<li>Prescott-V       (Celeron D)</li>
<li>Cedar       Mill (512, Celeron D)</li>
</ul>
</li>
</ul>
<h1>Pentium II</h1>
<table border="1" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td>Informasi Prosesor</td>
</tr>
<tr>
<td>Nama Prosesor</td>
<td><strong>Intel Pentium II MMX</strong> dan <strong>Intel Mobile Pentium II</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Pembuat</td>
<td>Intel   Corporation</td>
</tr>
<tr>
<td><em>Code name</em></td>
<td><strong>Klamath</strong> (Generasi pertama), <strong>Deschutes</strong> (Generasi kedua), <strong>Tonga</strong> (versi Mobile dari Deschutes)</td>
</tr>
<tr>
<td>Diperkenalkan</td>
<td><strong>Klamath</strong>: 7 Mei 1997 (233MHz, 266MHz, 300MHz)/26 Januari 1998 (333MHz); <strong>Deschutes</strong>:   25 April 1998; <strong>Tonga</strong>: 25 Januari 1999</td>
</tr>
<tr>
<td>Proses manfaktur</td>
<td><strong>Klamath</strong>: 350 nanometer; <strong>Deschutes</strong>: 250 nanometer; <strong>Tonga</strong>: 250   nanometer</td>
</tr>
<tr>
<td>Keluarga</td>
<td>Intel   P6</td>
</tr>
<tr>
<td>Segmen pasar</td>
<td>Desktop: Klamath, Deschutes; Komputer Portabel: Tonga</td>
</tr>
<tr>
<td>Kecepatan</td>
<td><strong>Klamath</strong>:   233MHz, 266MHz 300MHz, 333MHz; <strong>Deschutes</strong>: 333MHz, 350MHz, 400MHz,   450MHz; <strong>Tonga</strong>: 266MHz, 300MHz, 333MHz, 366MHz</td>
</tr>
<tr>
<td>Kecepatan bus</td>
<td><strong>Klamath</strong>:   66MHz; <strong>Deschutes</strong>: 100MHz; <strong>Tonga</strong>: 66MHz</td>
</tr>
<tr>
<td>Jumlah <a title="Transistor" href="file://///wiki/Transistor">transistor</a></td>
<td><strong>Klamath</strong>:   7,500,000 transistor, ditambah 31000000 dalam 512 KB L2 cache dalam   cartrdige; <strong>Deschutes</strong>: 7,500,000 transistor, ditambah 3100000 dalam 512   KB L2 cache dalam cartridge; <strong>Tonga</strong>: 27,400,000 transistor (256KB L2   cache telah terintegrasi dalam die)</td>
</tr>
<tr>
<td><a title="Tegangan (halaman belum tersedia)" href="file://///w/index.php?title=Tegangan&amp;action=edit&amp;redlink=1">Tegangan</a> operasi</td>
<td><strong>Deschutes</strong> 333MHz, 350MHz, 400MHz 450MHz: 2.0 <a title="Volt" href="file://///wiki/Volt">Volt</a>; <strong>Klamath</strong> 233MHz, 266MHz, 300MHz: 2.8 Volt</td>
</tr>
<tr>
<td>Proses manufaktur</td>
<td><strong>Klamath</strong>: 350 nanometer; <strong>Deschutes</strong>: 250 nanometer; <strong>Tonga</strong>: 250   nanometer</td>
</tr>
<tr>
<td>Ukuran inti prosesor</td>
<td><strong>Klamath</strong>:   14.2 millimeter persegi; <strong>Deschutes</strong>:   10.2 millimeter persegi</td>
</tr>
<tr>
<td>Math co-processor</td>
<td><em>Built-in</em> (sama seperti Intel 486, Pentium dan Pentium Pro)</td>
</tr>
<tr>
<td>Informasi cache</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>Ukuran cache Level-1</td>
<td>32 KB (16 KB Instruction cache + 16 KB Data   cache)</td>
</tr>
<tr>
<td>Tipe cache Level-1</td>
<td>Inklusif, <em>two-way   associative</em></td>
</tr>
<tr>
<td>Ukuran cache Level-2</td>
<td><strong>Klamath</strong>:   512 KB, <em>on-the-cartridge</em>, berjalan pada setengah kecepatan prosesor; <strong>Deschutes</strong>:   512 KB, on-the-cartridge, berjalan pada setengah kecepatan prosesor; <strong>Tonga</strong>:   256 KB, <em>on-die</em>, berjalan pada setengah kecepatan prosesor</td>
</tr>
<tr>
<td>Tipe cache Level-2</td>
<td>ECC atau non-ECC, <em>8-way set-associative</em></td>
</tr>
<tr>
<td>Ukuran cache Level-3</td>
<td>Tidak ada</td>
</tr>
<tr>
<td>Informasi Paket   Prosesor</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>Paket Prosesor</td>
<td>Klamath: Plastic Land-Grid Array (PLGA) dan Organic Land-Grid Array (OLGA); Tonga: Ball-Grid Array (BGA), 615 balls</td>
</tr>
<tr>
<td>Interkoneksi ke motherboard</td>
<td>SECC (Single-Edge Contact Cartridge),   242-pin,   atau dikenal dengan sebutan Slot-1</td>
</tr>
<tr>
<td>Informasi   Arsitektural</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>Keluarga arsitektur</td>
<td>Intel   x86, CISC (Complex Instruction   Set Computing), Superscalar</td>
</tr>
<tr>
<td>Register internal</td>
<td>32-bit</td>
</tr>
<tr>
<td>Data   bus eksternal</td>
<td>64-bit System bus ECC; 64-bit L2-Cache bus dengan   ECC opsional</td>
</tr>
<tr>
<td>Memory Address   Bus</td>
<td>36-bit, sehingga   maksimum memori yang dapat dialamati adalah 64 Gigabytes.</td>
</tr>
<tr>
<td>Instruksi</td>
<td>P6; 57 buah instruksi   MMX</td>
</tr>
<tr>
<td>Dukungan   Multiprosesor</td>
<td>Tidak (versi Pentium II yang mendukung multiprosesor dinamakan dengan   Intel Pentium II Xeon)</td>
</tr>
<tr>
<td>Dukungan manajemen   daya</td>
<td>APM (Advanced Power Management)   dan SMM (System Management Mode)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Prosesor Intel Pentium II ialah prosesor penerus Pentium Pro, yang dilengkapi dengan teknologi MMX yang diluncurkan pertama kali pada Mei 1997. Sebelum diberi nama Pentium II, prosesor ini dikenal dengan codename Klamath.</p>
<p>Pentium II sebenarnya sama seperti Pentium Pro, dan prosesor generasi keenam dari keluarga P6 lainnya , akan tetapi desainnya yang agak radikal membuatnya menjadi pembeda. Dengan menggunakan teknologi 350 nanometer (0.35 mikron) dan 250 nanometer (0.25 mikron) dan dilengkapi dengan instruksi MMX, prosesor ini menjadi prosesor untuk <em>mainstream</em> setelah Pentium MMX, setelah Pentium Pro mengalami kegagalan pada kelas desktop dan laku hanya pada server.</p>
<p>Desain dudukan prosesornya dinamakan SECC (Single Edge Contact Cartridge), atau Slot-1. Cache Level-1 sebesar 32 KB terintegrasi pada die, akan tetapi cache Level-2 dimasukkan ke dalam cartridge, sehingga menyebabkan kecepatan L2 tidaklah seperti kecepatan prosesor, melainkan setengahnya. Kontak dengan motherboard pun beda. Dengan fisik seperti card adapter, Pentium II ini dibentuk, berbeda dengan kebanyakan CPU yang beredar waktu itu yang masih menggunakan ZIF socket-7. Inti prosesor Pentium II Klamath yang berjalan pada kecepatan 233 Mhz hingga 333 MHz dibuat dengan teknologi 0.35 mikron (350 nanometer). Akan tetapi inti prosesor Pentium II Deschutes, yang berlari pada kecepatan 333 Mhz hingga 450 Mhz menggunakan teknologi proses 0.25 mikron. Semua inti Pentium II didasarkan pada teknologi yang sama seperti Pentium Pro, dengan semua keungggulannya (kecuali L2 cache), dan terintegrasikannya instruksi MMX yang telah diperbaiki. Dengan semua keunggulan itu, chip pun menjadi semakin kecil, sehinga frekuensi semakin tinggi dan daya yang dibutuhkan pun menjadi lebih rendah, dan yang paling penting harganya yang lebih murah dibandingkan dengan Pentium Pro.</p>
<p>Intel hanya merilis Pentium II untuk pasar desktop saja, mengingat mereka juga membuat prosesor yang dibangun dengan teknologi yang sama dengan Pentium II yang dikhususkan untuk workstation dan server dengan nama Pentium II Xeon. Karenanya, pada Pentium II, tidak terdapat fitur multiprosesor, seperti halnya Pentium Pro. Lagipula, aplikasi yang benar-benar mengutilisasi banyak prosesor pada saat itu sangatlah sedikit pada segmen desktop, dan hanya tersedia pada beberapa aplikasi segmen server.</p>
<p>Prosesor ini adalah prosesor 32-bit. Meski ia memiliki address-bus sebesar 36-bit yang mampu mengalamati hingga 64 Gigabyte, limitasi pada arsitektur 32-bit menyebabkan prosesor ini hanya mampu mengalamati hingga 4 Gigabyte saja. Pengecualian terjadi pada sistem multiprosesor, yang dikonfigurasikan dalam mode NUMA (Non-Uniform Memory Access) di mana setiap prosesor memiliki jalur memorinya sendiri-sendiri. Dengan menggabungkan beberapa prosesor Pentium II (Xeon tentunya), batas 4 Gigabyte arsitektur 32-bit pun dapat dilewati.</p>
<h1>F  Intel Xeon</h1>
<p><strong>Intel Xeon</strong> adalah prosesor buatan Intel yang ditujukan untuk pasar workstation dan server kelas menengah ke atas (Ini dikarenakan Intel memiliki prosesor server lainnya, yang dinamakan dengan Intel Itanium). Prosesor ini sebenarnya dibangun di atas wafer yang sama dengan prosesor desktop yang setara dengannya (sebagai contoh: Pentium II Xeon dengan Pentium II, dan lain-lain), dengan perbedaan pada dukungan memori yang lebih besar dan juga konfigurasi multiprosesor, yang umumnya dihilangkan pada prosesor desktop. Beberapa desain prosesor Xeon juga digunakan untuk prosesor desktop, sebagai contoh prosesor Intel Pentium Extreme Edition.</p>
<h2>1. jenis</h2>
<p>Intel Xeon terdiri dari dua jenis, yakni Intel Xeon DP dan Intel Xeon MP.</p>
<h3><em>Intel Xeon DP</em><em> </em></h3>
<p>Intel Xeon DP adalah prosesor Intel Xeon yang dapat dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus dua prosesor (maksimum).</p>
<h3><em>Intel Xeon MP</em><em> </em></h3>
<p>Intel Xeon MP adalah prosesr Intel Xeon yang dapat dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus banyak prosesor (empat prosesor atau lebih). Umumnya, menggunakan jenis konfigurasi memori Non-Uniform Memory Access (NUMA).</p>
<h2>2. Versi</h2>
<p>Intel Xeon juga terdiri atas banyak versi, tergantung dari basis mikroarsitektur yang ia gunakan. Berikut ini adalah versi-versi dari Intel Xeon.</p>
<h3><em>Intel Pentium II Xeon (basis P6 + MMX)</em><em> </em></h3>
<p>Pentium II Xeon diperkenalkan pada bulan Juni 1998. Prosesor ini awalnya dikenal dengan nama Drake. Pentium II Xeon berbeda dengan prosesor Pentium II biasa pada jenis <em>cache</em> yang digunakan (Pentium II Xeon menggunakan <em>memori cache</em> yang memiliki kecepatan setara dengan prosesor), jenis interkoneksi prosesor (Pentium II Xeon menggunakan interkoneksi Slot-2), jenis memori yang digunakan (Intel Pentium II Xeon menggunakan memori dengan spesifikasi <em>Error Correcting Code</em> (ECC)), dan konfigurasi multiprosesor.</p>
<p>Pentium II Xeon dibuat berdasarkan teknologi manufaktur 250 nanometer, dan menggunakan mikroarsitektur Intel P6, sama seperti halnya Pentium II biasa (<em>Deschutes</em> atau <em>Klamath</em>). Prosesor ini menggunakan chipset Intel 440GX, yang memiliki dua buah slot prosesor atau Intel 450NX yang memiliki empat buah slot prosesor, atau bahkan dapat memiliki 8 buah prosesor dengan ditambahkannya chipset <em>core logic</em> tambahan. Prosesor ini memiliki cache 512 KB, 1024 KB atau 2048 KB dan menggunakan front-side bus dengan kecepatan 100 MHz.</p>
<h3><em>Intel Pentium III Xeon (basis P6 + SSE)</em><em> </em></h3>
<p>Pada bulan Maret 1999, Pentium II Xeon pun digantikan oleh penerusnya, yakni <strong>Intel Pentium III Xeon</strong>, yang dikenal dengan sebutan &#8220;<strong>Tanner</strong>&#8220;. Sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara prosesor ini dengan pendahulunya, kecuali pada tambahan instruksi Streaming SIMD Extension (SSE) dan beberapa perbaikan pada kinerja cache, seperti pada Pentium III (Katmai). Slot yang digunakannya pun sama, yakni Slot 2. Kecepatan bus juga sama, yakni 100 MHz.</p>
<p>Versi kedua dari Intel Xeon ini disebut dengan &#8220;<strong>Cascades</strong>&#8220;, yang dibuat berdasarkan teknologi Pentium III <strong>Coppermine</strong>. Prosesor ini kontroversial, mengingat dengan menggunakan bus yang memiliki kecepatan 133 MHz, prosesor ini hanya menawarkan cache level 2 on-die sebesar 256 KB saja (sama seperti halnya Pentium III biasa). Sesaat sesudah itu (akibat banyaknya keluhan dari para pelanggan), Intel pun merilis versi Intel Pentium III Xeon yang juga berbasiskan <em>Cascades</em> tapi menawarkan <em>cache level 2</em> sebesar 2048 KB, untuk kemudian disebut sebagai &#8220;<strong>Cascades 2MB</strong>&#8220;.</p>
<h3><em>Intel Xeon (basis Intel NetBurst Microarchitecture)</em><em> </em></h3>
<p>Prosesor Intel Xeon berbasis Intel NetBurst Microarchitecture ini dibuat dalam dua jenis, yakni Intel Xeon 32-bit dan Intel Xeon 64-bit. Berbeda dengan versi sebelumnya yang masih memiliki nama &#8220;Pentium&#8221;, Intel pun mengubah namanya menjadi Intel Xeon saja, yang diperkenalkan pada pertengahan tahun 2001.</p>
<h4><em>Intel Xeon </em><em>32-bit</em><em> </em></h4>
<h5><em>Foster</em></h5>
<h5>Prosesor pertama dari mikroarsitektur Intel NetBurst ini adalah prosesor yang disebut dengan &#8220;Foster&#8221;. Prosesor ini berbeda dengan prosesor Intel Pentium 4 (<em>Willamette</em>) yang juga berbasis mikroarsitektur Intel NetBurst. Prosesor ini dapat bekerja dalam komputer sebagai otak workstation yang kuat, meski perbandingan harga/kinerja yang ditunjukkannya kurang menarik. Intel Pentium III Xeon (Cascades 2MB) dan AMD Athlon MP jauh mengunggulinya, apalagi harga yang ditawarkan oleh sistem-sistem tersebut lebih murah dibandingkan dengan Intel Xeon Foster. Intel Xeon Foster ini harus disandingkan dengan memori Rambus RDRAM yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan <em>Synchronous Dynamic Random Access Memory</em> (SDRAM), atau <em>Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory</em> (DDR-SDRAM) yang digunakan oleh dua prosesor saingannya (SDRAM digunakan oleh Intel Pentium III Xeon, sementara Athlon MP menggunakan DDR-SDRAM PC-2100).</h5>
<p>Xeon Foster hanya dapat digunakan dalam sistem SMP berjumlah dua prosesor saja, karena memang Intel menyebut Xeon Foster sebagai Intel Xeon DP. Untuk kebutuhan lebih dari dua prosesor, Intel pun merilis varian Xeon Foster yang disebut dengan Intel Xeon MP (Foster MP) yang menawarkan cache level 3 sebesar 1024 KB dan teknologi Hyper-Threading. Hal ini memang meningkatkan kinerja Foster, tapi tidak signifikan (masih berada di belakang Intel Pentium III Xeon dan AMD Athlon MP), selain tentunya sistem tersebut sangat mahal (berbasis RDRAM).</p>
<h5><em>Prestonia</em><em> </em></h5>
<p>Pada tahun 2002, Intel memperbaiki Xeon dengan merilis Prestonia, yang telah mendukung penuh teknologi Intel Hyper-Threading serta memiliki cache level 2 sebesar 512 KB. Prestonia dibuat dengan berbasis teknologi manufaktur 130 nanometer (sama seperti halnya Intel Pentium 4 Northwood). Sebagai sandingannya, Intel merilis chipset motherboard baru, yang disebut sebagai E7500, yang menggunakan memori DDR-SDRAM dual-channel yang lebih murah dibandingkan dengan RDRAM. Kecepatan bus yang digunakan pada awalnya adalah 400 MT/s (100 MHz, <em>quad-pumped</em>), tapi beberapa saat kemudian ditingkatkan ke kecepatan 533 MT/s (133 MHz, <em>quad-pumped</em>). Untuk mendukung prosesor yang memiliki kecepatan bus 533 ini, Intel pun merilis lagi chipset motherboard baru yang disebut E7501 untuk server dan E7505 untuk workstation.</p>
<p>Kinerja yang ditunjukkan oleh Prestonia jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya (Intel Pentium III Xeon, Intel Xeon Foster), bahkan lebih baik dibandingkan dengan AMD Athlon MP. Dukungan yang bagus dari chipset yang baru ditengarai sebagai penyebabnya, karena Intel Pentium III Xeon, Xeon Foster dan AMD Athlon MP masih menggunakan chipset yang lama. Setelah dirilis, prosesor ini pun banyak dilirik oleh banyak server, sehingga laku di pasaran.</p>
<h5><em>Gallatin</em><em> </em></h5>
<p>Prestonia memang hanya dapat digunakan dalam konfigurasi SMP dua prosesor saja, karenanya untuk memenuhi segmen SMP multiprosesor, Intel pun merilis Xeon baru, yang disebut sebagai Gallatin, yang dibuat berdasarkan prosesor Prestonia. Gallatin menawarkan cache level 3 sebesar 1024 KB atau 2048 KB, dan kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan dengan Foster MP. Akibatnya prosesor ini pun populer di pasar desktop. Selanjutnya, Intel pun mencoba-coba dengan teknologi proses 130 nanometer dan walhasil Gallatin pun dapat menggunakan cache level 3 sebesar 4096 KB.</p>
<h4><em>Intel Xeon </em><em>64-bit</em><em> (</em><em>x64</em><em>/</em><em>EM64T</em><em>)</em><em> </em></h4>
<p>Akibat &#8220;gagalnya&#8221; prosesor Intel Itanium dan Itanium 2 di pasaran, Intel pun membuat Xeon agar berjalan sebagai prosesor 64-bit, yang diimplementasikan dengan menggunakan instruksi EM64T (implementasi instruksi x86-64 milik Intel).</p>
<h5><em>Nocona</em><em> </em></h5>
<p>Nocona merupakan versi pertama dari Intel Xeon 64-bit berbasis mikroarsitektur Intel NetBurst yang diperkenalkan pertengahan tahun 2004. Prosesor ini didukung oleh chipset E7525 (untuk workstation), E7520 dan E7530 (untuk server), yang menawarkan dukungan terhadap bus PCI Express, DDR2-SDRAM dan Serial ATA. Prosesor ini lebih lambat dibandingkan dengan saingannya, AMD Opteron, meskipun dalam beberapa situasi, prosesor ini lebih cepat berkat teknologi Intel Hyper-Threading.</p>
<h5><em>Irwindale</em><em> </em></h5>
<p>Pada tahun 2005, Intel memperkenalkan lagi prosesor Intel Xeon yang baru, yang disebut dengan <strong>Irwindale</strong>, yang menawarkan cache level 2 yang lebih besar (2048 KB) dan dapat menggunakan daya yang lebih rendah dibandingkan dengan Nocona. Tapi, AMD Opteron masih lebih kencang dibandingkan dengan Irwindale.</p>
<h5><em>Cranford</em><em> </em></h5>
<p>Cranford merupakan versi Xeon MP yang dibuat berbasiskan inti Nocona, yang dirilis pada April 2005.</p>
<h5><em>Potomac</em><em> </em></h5>
<p>Potomac merupakan versi Xeon MP yang dibuat berbasiskan inti Irwindale, yang memiliki cache 8192 KB.</p>
<h4><em>Intel Xeon (Dual Core)</em><em> </em></h4>
<h5><em>Paxville DP</em><em> </em></h5>
<p>Pada tanggal 10 Oktober 2005, Intel merilis prosesor Intel Xeon yang baru, yang memiliki dua otak dalam satu chip (<em>dual core</em>) yang dinamakan dengan Paxville. Prosesor ini dibangun dengan menggunakan teknologi manufaktur 90 nanometer, sama seperti halnya Smithfield, prosesor desktop <em>dual core</em> Pentium 4 (Pentium D), dengan penambahan cache level 2 untuk setiap inti menjadi 2048 kilobyte (sehingga total menjadi 4096 kilobyte). Prosesor ini merupakan versi dual core dari prosesor Intel Xeon Irwindale.</p>
<p>Versi Paxville DP hanya dapat berjalan dalam konfigurasi maksimum 2 prosesor, serta memiliki kevepatan 2800 MHz dan memiliki kecepatan <em>front side bus</em> 800 MHz (200 MHz, quad pumped).</p>
<h5><em>Paxville MP</em><em> </em></h5>
<p>Versi multiprosesor dari Paxville DP adalah Paxville MP, yang dirilis pada 1 November 2005. Terdapat dua varian dari Paxville MP, yakni yang memiliki 2048 kilobyte <em>cache level 2</em> (1024 kilobyte tiap inti) dan yang memiliki 4096 kilobyte <em>cache level 2</em> (2048 kilobyte tiap inti). Paxville MP yang disebut oleh Intel sebagai Xeon seri 7000, berjalan pada kecepatan antara 2666 MHz hingga 3000 MHz, pada kecepatan <em>front-side bus</em> 667 MHz (166 MHz, <em>quad pumped</em>) atau 800 MHz (200 MHz, <em>quad pumped</em>).</p>
<h5><em>Sossaman</em><em> </em></h5>
<p>Pada tanggal 14 Maret 2006, Intel merilis lagi prosesor Xeon yang memiliki julukan Sossaman, yang diberi nama Dual-core Xeon Low Voltage (LV). Sossaman membutuhkan daya yang sangat kecil, karena memang menggunakan basis proses produksi Intel Core (sama seperti halnya prosesor notebook) yang hemat daya. Meskipun demikian prosesor ini tetap menawarkan kinerja yang menawan.</p>
<p>Sossaman mendukung hingga 2 prosesor (DP), yang menawarkan teknologi virtualisasi secara perangkat keras (Vanderpool Technology/VT), berjalan pada kecepatan bus 667 MHz (166 MHz, quad pumped), dan memiliki dua buah inti dalam prosesornya. Meskipun demikian, prosesor ini adalah prosesor 32-bit, sehingga tidak dapat menjalankan perangkat lunak 64-bit.</p>
<p>Karena hanya mendukung aplikasi 32-bit, Intel pun meninggalkan teknologi Sossaman, dan Sossaman pun tidak diperbarui dengan prosesor Xeon yang baru.</p>
<h5><em>Dempsey</em><em> </em></h5>
<p>Pada tanggal 23 Mei 2006, Intel merilis kembali prosesor Intel Xeon dual-core, yang disebut sebagai Intel Xeon seri 5000 (memiliki nama kode Dempsey). Dempsey merupakan prosesor Intel Xeon 65 nanometer yang berbasis mikroarsitektur Intel NetBurst, yang identik dengan prosesor Intel Pentium D &#8220;Presler&#8221;, dengan tambahan dukungan multiprosesor. Dempsey memiliki kecepatan dari 2666 MHz hingga 3733 MHz (model 5030 hingga 5080). Beberapa model memiliki kecepatan front-side bus 667 MHz (166 MHz, quad pumped) dan model lainnya bekerja pada kecepatan front side bus 1066 MHz. Dempsey menawarkan cache level 2 yang besar, yakni 4096 kilobyte (2048 kilobyte tiap inti).</p>
<p>Selain Dempsey yang standar, Intel juga merilis Dempsey yang hemat energi, yang berkecepatan 3200 MHz pada kecepatan front side bus 1066 MHz (model 5063). Dempsey pula lah yang menggunakan soket terbaru, menggantikan soket 603/604, yang disebut sebagai Socket J atau LGA 771.</p>
<h5><em>Tulsa</em><em> </em></h5>
<p>Tulsa merupakan penerus dari Paxville MP, yang dirilis pada tanggal 29 Agustus 2006. Tulsa memiliki nomor seri 7100, yang dibangun dengan menggunakan proses manufaktur 65 nanometer dengan jumlah cache level 2 2048 kilobyte (1024 kilobyte untuk tiap intinya) serta memiliki cache level 3 hingga 16384 kilobyte. Tulsa menggunakan Socket 604.</p>
<p>Tulsa dirilis dalam dua jenis: N dan M. Jenis N memiliki kecepatan front-side bus 667 MHz (166 MHz, quad-pumped) yang berkecepatan antara 2500 MHz hingga 3333 MHz (7110N-7140N), sementara jenis M berjalan pada 800 MHz (200 MHz, quad-pumped) yang memiliki frekuensi 2600 MHz hingga 3400 MHz (Model 7110M-7140M). Cache level 3 bervariasi antar setiap model, yang berkisar antara 4096 kilobyte hingga 16384 kilobyte.</p>
<h3><em>Intel Xeon (basis Intel Core Microarchitecture)</em><em> </em></h3>
<h4><em>Woodcrest</em><em> </em></h4>
<p>Pada tanggal 26 Juni 2006, Intel kembali merilis Intel Xeon dual-core terbaru, yang disebut sebagai Woodcrest (dengan nomor seri 5100). Prosesor ini merupakan prosesor Intel Xeon yang telah berbasiskan teknologi Intel Core Microarchitecture. Prosesor ini adalah versi prosesor server dan workstation untuk prosesor Intel Core 2 (Conroe). Intel mengklaim bahwa prosesor ini mampu menawarkan kinerja yang 80% lebih cepat, dengan pengurangan daya hingga 20%, jika dibandingkan dengan Intel Pentium D.</p>
<p>Woodcrest memiliki kecepatan front side bus sebesar 1333 MHz, meski beberapa model sepert 5110 dan 5120 memiliki kecepatan front side bus 1066 MHz. Kecepatan prosesor tercepat adalah 3000 MHz. Semua Woodcrest menggunakan socket J (LGA 771), dan memiliki Thermal Design Power (TDP) 65 Watt, yang lebih rendah dari generasi sebelumnya yang memiliki TDP 130 Watt. Meskipun demikian, beberapa model memiliki nilai TDP yang berbeda seperti model 5160 menggunakan 80 Watt atau model 5148LV sebesar 40 Watt.</p>
<p>Semua Woodcrest mendukung arsitektur x86-64 (EM64T), XD-bit, dan teknologi virtualisasi, dengan fitur demand-based switching (khusus pada Intel Xeon 5140). Woodcrest memiliki 4096 kilobyte cache level 2 yang digunakan bersama-sama oleh setiap inti prosesor.</p>
<h1>F  Intel Itanium</h1>
<p>Intel Itanium adalah sebuah prosesor 64-bit yang dikembangkan oleh Intel dan Hewlett-Packard, yang menggunakan arsitektur IA-64 (Intel Architecture 64-bit). Pada saat dikembangkan, prosesor ini diberi nama kode prosesor <strong>Merced</strong>, dan dirilis pada tanggal 29 Mei 2001. Prosesor ini ditujukan untuk pasar <em>high-end</em> server yang membutuhkan kinerja tinggi dan bersifat <em>mission-critical</em>.</p>
<p>Prosesor ini benar-benar baru (bukan penerus prosesor Intel x86), karena memang Intel mendesain prosesor ini dengan bantuan Hewlett-Packard. Arsitektur yang digunakan adalah arsitektur gabungan dari dua prosesor dengan arsitektur RISC, yakni HP PA/RISC dan Intel 860 yang kurang laku di pasaran.</p>
<p>Secara umum, fitur-fitur yang diusung oleh prosesor Intel Itanium adalah sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Prosesor 64-bit murni. Meskipun demikian, ia dapat      melakukan eksekusi terhadap kode 32-bit Intel x86 melalui teknologi yang      disebut dengan IA-32 Execution Layer (IA-32 EL), meski kinerjanya kurang      mengesankan.</li>
<li>Mampu      mengakses memori fisik hingga 16 Terabyte (menggunakan 44-bit address bus)</li>
<li>Teknologi      EPIC (Explicitly Parallel Instruction Computing), yang memungkinkan      prosesor Itanium dapat melakukan 20 operasi tiap siklusnya</li>
<li>Dua buah unit integer, dan dua buah unit memori yang dapat mengeksekusi hingga empat      instruksi tiap detak</li>
<li>Dua buah unit floating-point, yang dalam Itanium disebut sebagai FMAC (<em>Floating-Point      Multiply Accumulate</em>) yang mampu menangani hingga 82 operand, dan mampu      melakukan eksekusi dua operasi tiap detak.</li>
<li>Dua tambahan unit MMX yang      masing-masing mampu melakukan dua operasi floating-point. Selain itu unit ini juga mampu melakukan eksekusi      terhadap delapan operasi floating-point presisi tunggal yang dapat      dieksekusi tiap siklus.</li>
<li>Memiliki      128 register integer, 128 register floating point, 8 register pencabangan      (branch register), serta 64 register predikasi (predication)</li>
</ul>
<p>Prosesor Itanium melakukan pengumpulan terhadap instruksi-instruksi yang hendak dieksekusi. Tiga instruksi 41-bit akan dikelompokkan menjadi 1 buah instruksi 128-bit dan 5-bit tambahan yang disebut dengan <em>template</em> yang menentukan informasi (yang dibuat oleh kompiler bahasa pemrograman) tentang bagaimana instruksi-instruksi tersebut dapat dieksekusi secara paralel. Pengelompokan ini, dinamakan dengan <em>instruction bundling</em> (pembundelan instruksi). Informasi dalam template digunakan oleh prosesor untuk menjadwalkan eksekusi instruksi secara paralel pada unit FMAC untuk menjalankan operasi superskalar. Fitur seperti ini disebut dengan Explicitly Parallel Instruction Computing (EPIC) yang dapat dianggp sebagai perluasan terhadap konsep desain instruksi Very Long Instruction Word (VLIW). Dalam arsitektur instruksi VLIW, setiap instruksi menetapkan sejumlah operasi yang berbeda yang dapat diterapkan secara paralel terhadap setiap operand yang bersifat mandiri.</p>
<table border="1" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td>Nama Prosesor</td>
<td>Intel Itanium</td>
</tr>
<tr>
<td>Nama Kode Prosesor</td>
<td>Merced</td>
</tr>
<tr>
<td>Kisaran kecepatan</td>
<td>733 MHz, 800 MHz</td>
</tr>
<tr>
<td>Proses manufaktur</td>
<td>180 nanometer</td>
</tr>
<tr>
<td>Cache Level-1</td>
<td>32 Kilobyte (16 KB   data cache ditambah 16 KB instruction cache yang mampu mengirimkan dua   instruction bundle [256-bit] tiap siklus)</td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Cache Level-1</td>
<td>Set Associative,   4-way, dengan ukuran blok 32 byte</td>
</tr>
<tr>
<td>Cache Level-2</td>
<td>96 Kilobyte, on die, yang berjalan pada kecepatan penuh</td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Cache Level-2</td>
<td>Set Associative,   6-way, dengan ukuran blok 64 byte</td>
</tr>
<tr>
<td>Cache Level-3</td>
<td>2048 KB atau 4096 KB   on-cartridge, yang berjalan pada kecepatan penuh</td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis cache Level-3</td>
<td>Set Associative,   4-way. Berkomunikasi dengan cache level-2 dengan lebar bandwidth 128-bit,   sehingga menghasilkan throughput maksimal 12,8 Gigabyte/s.</td>
</tr>
<tr>
<td>Kecepatan Front Side   Bus</td>
<td>266 MHz</td>
</tr>
<tr>
<td>Lebar jalur memory   bus</td>
<td>64 bit</td>
</tr>
<tr>
<td>Maksimum bandwidth   memori</td>
<td>2128 MByte/s</td>
</tr>
<tr>
<td>Jumlah transistor</td>
<td>25 juta (inti   prosesor), ditambah 150 juta transistor (untuk 2048 KB cache Level-3) atau   300 juta (untuk 4096 KB cache Level-3)</td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Package   prosesor</td>
<td>Cartridge (sama seperti Pentium   II/III), yang dinamakan dengan Pin Array Cartridge (PAC). Cartridge   yang digunakan mencakup cache Level-3.</td>
</tr>
<tr>
<td>Intekoneksi ke   motherboard</td>
<td>Socket 418 pin (bukan slot, seperti Pentium II/III).</td>
</tr>
<tr>
<td>Berat package   prosesor</td>
<td>kira-kira 170 gram</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Prosesor Itanium dan Itanium 2 didukung oleh beberapa sistem operasi, di antaranya adalah Microsoft Windows XP 64-bit Edition, dan Windows 2000 Advanced Server Limited Edition 2002 dari Microsoft Corporation; GNU/Linux (yang disuplai oleh beberapa pembuat distro mayor, semacam Red Hat, SuSE, Caldera, Debian, dan Turbo Linux), serta dua versi UNIX, yakni Hewlett-Packard HP/UX dan IBM AIX. Jenis sistem operasi yang mendukung IA-32 EL adalah Windows Server 2003 Enterprise Edition, Windows Server 2003 Data Center Edition, Windows XP 64-bit Edition, serta beberapa distribusi GNU/Linux yang baru yang menggunakan versi kernel 2.6.x.</p>
<h1>F  Pentium III</h1>
<p><strong>Pentium III</strong> adalah mikroprosesor generasi keenam buatan Intel yang diluncurkan tahun 1999 sebagai penerus prosesor Intel Pentium II. Prosesor berarsitektur 32-bit ini menggunakan mikroarsitektur Intel x86 yang diperluas dengan instruksi RISC seperti Pentium Pro. Adapun sebenarnya prosesor x86 adalah prosesor berinstruksi CISC.</p>
<p>Pada masanya, prosesor ini sempat menempatkan diri sebagai prosesor tercepat sebelum AMD meluncurkan prosesor jagoannya, Athlon. Jangkauan kecepatan prosesor ini mulai 450 MHz (4,5 kali 100 MHz) hingga 1.400 MHz (10,5 kali 133 MHz). Prosesor Pentium III dengan kecepatan 1.400 MHz diluncurkan hampir bersamaan dengan peluncuran prosesor Pentium 4 generasi pertama yang menimbulkan ketimpangan pasar sehingga sempat kalah pamor.</p>
<table border="1" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Nama<br />
prosesor</strong></td>
<td>Intel Pentium III</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Nama perkenalan</strong></td>
<td>Katmai<br />
Coppermine<br />
Tualatin</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Peluncuran</strong></td>
<td><strong>Katmai</strong>:   Februari 1999<br />
<strong>Coppermine</strong>: November 1999<br />
<strong>Tualatin</strong>: Desember 2000</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Proses<br />
produksi</strong></td>
<td><strong>Katmai</strong>:   250 nm<br />
<strong>Coppermine</strong>: 180 nm<br />
<strong>Tualatin</strong>: 130 nm</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Floating-point</strong></td>
<td>Termasuk (sama dengan Pentium II)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Transistor</strong></td>
<td><strong>Katmai</strong>:   40.500.000 (cache L2 512 KB dalam kartrid)<br />
<strong>Coppermine</strong>: 28.100.000 (cache L2 256 KB   dalam tubuh prosesor)<br />
<strong>Tualatin</strong>: 44.000.000 (cache L2 512 KB dalam tubuh prosesor)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Instruksi tambahan</strong></td>
<td>57 instruksi MMX (Multimedia Extension)<br />
70 instruksi SSE (Streaming SIMD Extension)<br />
Nomor seri prosesor (PSN)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Dukungan<br />
multiprosesor</strong></td>
<td>Tidak (lihat juga Intel Pentium III Xeon)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Manajemen<br />
daya</strong></td>
<td>APM (Advanced Power   Management)<br />
ACPI (Advanced Configuration and Power Interface)<br />
Intel SpeedStep (khusus   Intel Pentium III   Mobile)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Pangsa pasar</strong></td>
<td>Komputer desktop dan   mobile</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Multiplier</strong></td>
<td>Dinonaktifkan pada prosesor desktop, berubah secara dinamis pada seri prosesor mobile</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Jangkauan<br />
kecepatan</strong></td>
<td><strong>Katmai</strong> (Slot 1): 450 MHz, 500 MHz, 533B MHz, 550   MHz, 600 MHz, 600B MHz<br />
<strong>Coppermine</strong> (Slot 1): 500E MHz,   533EB MHz, 550E MHz, 600E, 600EB MHz, 650MHz, 700MHz, 750MHz, 800MHz, 800EB   MHz, 850MHz, 900MHz, 1000MHz, 1100MHz<br />
<strong>Coppermine</strong> (Soket   PGA 370): 600MHz, 677MHz, 733MHz, 866MHz, 933MHz;<br />
<strong>Tualatin</strong> (Soket PGA 370):   1.133MHz, 1.133S MHz, 1.200MHz, 1.266MHz, 1.266S MHz, 1.333MHz, 1.400S MHz</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Bus sisi<br />
depan (FSB)</strong></td>
<td><strong>Katmai</strong>:   100MHz<br />
<strong>Katmai B</strong>: 133MHz<br />
<strong>Coppermine</strong>: 133MHz<br />
<strong>Coppermine</strong><strong> E</strong>: 100MHz<br />
<strong>Coppermine EB</strong>: 133MHz<br />
<strong>Tualatin</strong>: 133MHz<br />
<strong>Tualatin S</strong>: 133MHz</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Cache L1</strong></td>
<td>32 KB (16 KB cache instruksi, 16 KB cache data)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Jenis cache L1</strong></td>
<td>Inklusif</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Cache L2</strong></td>
<td><strong>Katmai</strong>:   512 KB, pada kartrid, kecepatan terbatas<br />
<strong>Coppermine</strong>: 256 KB, dalam tubuh,   kecepatan penuh<br />
<strong>Tualatin</strong>: 512 KB, dalam tubuh, kecepatan penuh</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Jenis cache L2</strong></td>
<td>Asosiatif</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Cache L3</strong></td>
<td>Tidak ada</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Cache memori</strong></td>
<td>4 GB</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Rumpun</strong></td>
<td>Intel x86</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Register<br />
internal</strong></td>
<td>32-bit</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Data bus<br />
eksternal</strong></td>
<td>Sistem bus ECC 64-bit<br />
Cache L2 64-bit dengan bus ECC opsional</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Bus memori</strong></td>
<td>36-bit</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Dudukan<br />
prosesor</strong></td>
<td>PGA (Pin-Grid Array)<br />
FC-PGA (Flip-Chip Pin-Grid Array)<br />
FC-PGA 2 (revisi kedua)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Sambungan ke<br />
papan induk</strong></td>
<td>SECC 2 (Single-Edge   Contact Cartridge revisi kedua) 242 pin, dikenal dengan sebutan Slot   1<br />
Soket PGA 370 untuk   dudukan prosesor PGA, FC-PGA, dan FC-PGA 2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em><span style="text-decoration: underline;">Pentium III Katmai, generasi awal.</span></em></p>
<p>Pentium III menggunakan slot (dikenal sebagai Slot 1) sebagai sarana penyambung dengan papan induk, sama dengan Pentium II sebelum akhirnya berubah menggunakan soket dengan 370 pin (dikenal sebagai soket PGA 370). Prosesor ini awalnya berjalan pada bus berkecepatan 100 MHz sebelum ditingkatkan menjadi 133 MHz.</p>
<p>Prosesor ini sempat berevolusi beberapa kali sebelum akhirnya digantikan oleh Pentium 4. Evolusinya dapat dijabarkan sebagai berikut.</p>
<ul>
<li><strong>Katmai</strong> (generasi awal). Prosesor ini masih menggunakan bus berkecepatan 100 MHz yang      dibangun menggunakan teknik pabrikasi 250 nm. Adapun kecepatan cache prosesor setengah kali lipat dari kecepatan prosesor, misalnya apabila prosesor berjalan pada kecepatan 500 MHz, maka kecepatan cache prosesor tersebut adalah 250 MHz. Cache yang digunakan adalah SRAM berkapasitas 512 KB.</li>
<li><strong>Coppermine</strong> (generasi      kedua). Prosesor ini mulai      menggunakan bus berkecepatan 133 MHz walaupun masih ada yang masih      berkecepatan 100 MHz. Peningkatan yang paling menonjol pada generasi ini      adalah pada kecepatan cache yang setara      dengan kecepatan prosesor, meski      ukurannya dipotong menjadi setengahnya. Prosesor ini tersedia dalam desain Slot 1 maupun soket PGA 370.</li>
<li><strong>Tualatin</strong> (generasi ketiga). Prosesor ini dibangun memakai teknologi pabrikasi 180 nm dan sudah menggunakan kecepatan bus 133 MHz.</li>
</ul>
<p>Kemasan penjualan Pentium III.</p>
<p><em><span style="text-decoration: underline;">Pentium III generasi kedua, Coppermine.</span></em></p>
<p>Pentium III memang hanya diluncurkan untuk komputer <em>desktop</em> dan <em>mobile</em>. Untuk mengatasi kebutuhan komputer <em>server</em> maupun <em>workstation</em>, Intel menyiasatinya dengan meluncurkan Pentium III Xeon. Semua prosesor tersebut mempunyai fitur-fitur antara lain:</p>
<ul>
<li>Dukungan      terhadap instruksi MMX (<em>Multimedia      Extension</em>) dan SSE (<em>Streaming      SIMD Extension</em>). Dengan menggunakan dua instruksi tersebut, Pentium      III dapat menjalankan aplikasi multimedia dan penyuntingan video lebih      gegas daripada prosesor yang tidak      dilengkapi dengan SSE.</li>
<li>Seperti      Pentium II, generasi      pertama dari prosesor ini      menggunakan antarmuka <em>Dual Independent Bus</em> (DIB) yang memisahkan      antara bus prosesor dengan cache serta bus prosesor dengan bus memori. Inilah sebab      mengapa kecepatan cache memorinya      setengah dari kecepatan prosesor. Generasi      kedua dan ketiga dari prosesor ini telah      meningkatkan performa DIB yang digunakannya sehingga cache prosesornya menjadi setara dengan      kecepatan prosesor.</li>
<li>Meski kontroversial karena      masalah privasi, prosesor ini memiliki fitur <em>nomor seri </em><em>prosesor</em> yang mampu mengidentifikasi nomor seri dari prosesor yang digunakan. Sebenarnya, fitur ini lebih      ditujukan bagi mereka yang berada dalam lingkungan korporat dengan tujuan      untuk memudahkan mereka dalam proses audit aset perusahaan.</li>
</ul>
<p>Karena menggunakan kecepatan bus yang lebih tinggi, maka Pentium III tidaklah serta-merta dapat langsung didukung oleh papan induk yang mendukung Pentium II. Papan induk dengan <em>chipset</em> Intel 430 untuk Pentium II tidak dapat bekerja dengan Pentium III secara langsung, kecuali dengan melakukan proses pembaharuan BIOS. Adapun papan induk dengan <em>chipset</em> Intel 440BX, 440ZX, 440LX, dan Intel 820 sudah mendukung prosesor ini sepenuhnya.</p>
<p>Prosesor ini dapat bekerja berdampingan dengan memori SDRAM PC-100, SDRAM PC-133, RDRAM PC-600, RDRAM PC-700, RDRAM PC-800, DDR-SDRAM PC-1600, DDR-SDRAM PC-2100 (hanya segelintir <em>chipset</em> yang menyertakannya), dan <em>Virtual Channel</em> SDRAM (VC-SDRAM) PC-133 (hanya segelintir <em>chipset</em> yang menyertakannya).</p>
<h1>F  Pentium 4</h1>
<p><strong>Pentium 4</strong> adalah mikroprosesor generasi ketujuh yang dibuat oleh Intel Corporation dan dirilis pada bulan November 2000 meneruskan prosesor Intel Pentium III. Nama perkenalan generasi awalnya adalah Willamette, kemudian dikembangkan kembali dengan nama perkenalan Northwood, Prescott, dan Cedar-Mill.</p>
<table border="1" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Nama<br />
prosesor</strong></td>
<td>Intel Pentium 4</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Nama perkenalan</strong></td>
<td>Willamette<br />
Northwood<br />
Prescott<br />
Cedar-Mill</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Luas<br />
penampang</strong></td>
<td><strong>Willamette</strong>:   217 mm<sup>2</sup><br />
<strong>Northwood</strong>: 131 mm<sup>2</sup><br />
<strong>Prescott</strong>:   112 mm<sup>2</sup></td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Proses<br />
produksi</strong></td>
<td><strong>Willamette</strong>:   180 nm<br />
<strong>Northwood</strong>: 130 nm<br />
<strong>Prescott</strong>:   90 nm<br />
<strong>Cedar-Mill</strong>: 65 nm</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Jangkauan<br />
kecepatan</strong></td>
<td>1,3 GHz hingga 3,8   GHz</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Transistor</strong></td>
<td><strong>Willamette</strong>:   42.000.000<br />
<strong>Northwood</strong>: 55.000.000<br />
<strong>Prescott</strong>:   125.000.000</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Instruksi<br />
tambahan</strong></td>
<td>x86,   MMX,   SSE,   SSE2,   SSE3 (Prescott dan Cedar-Mill), EM64T (Prescott dan Cedar-Mill), Intel xD (<em>Execute Disable Bit</em> untuk melindungi diri dari ancaman <em>buffer   overflow</em>), Intel Hyper-Threading (beberapa prosesor Northwood,   Prescott, dan Cedar-Mill), dan teknologi virtualisasi Intel (Vanderpool)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Bus sisi<br />
depan (FSB)</strong></td>
<td>400 MHz, 533 MHz, 800 MHz, atau 1.066 MHz (bersifat empat kali lipat atau   <em>quad</em>)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Pipeline</strong></td>
<td><strong>Willamette</strong> dan <strong>Northwood</strong>: 20<br />
<strong>Prescott</strong> dan <strong>Cedar Mill</strong>: 31</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Cache L1</strong></td>
<td><strong>Cache data</strong>: 8 KB (Wilamette, Northwood); 16 KB (Prescott, Cedar-Mill)<br />
<strong>Cache instruksi</strong>: 12 KB</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Cache L2</strong></td>
<td>256 KB, 512 KB, atau 1.024 KB, dalam tubuh, kecepatan penuh (setara   dengan kecepatan prosesor) dengan lebar lajur 256-bit</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Jenis cache L2</strong></td>
<td>Asosiatif delapan   lajur, mendukung ECC</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Cache memori</strong></td>
<td>4 GB</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Dudukan<br />
prosesor</strong></td>
<td>FC-PGA 423 (Flip-Chip   Pin-Grid Array)<br />
FC-PGA Mikro 478 (Micro Flip-Chip Pin-Grid Array)<br />
LGA 775 (Land Grid Array)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Dukungan<br />
multiprosesor</strong></td>
<td>Tidak (hanya didukung oleh Intel Xeon)</td>
</tr>
<tr>
<td><strong>Memori yang<br />
didukung</strong></td>
<td><strong>SDRAM</strong>:   PC-133<br />
<strong>DDR-SDRAM</strong>:   PC-2100, PC-2700, PC-3200 (satu atau dua kanal)<br />
<strong>DDR 2-SDRAM</strong>: PC-4200, PC-5300, PC-6400,   PC-8000<br />
<strong>RDRAM</strong>:   PC-600, PC-700, PC-800, PC-1066.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h1>F  Pentium D</h1>
<p><strong>Pentium D</strong> merupakan jajaran mikroprosesor Intel yang memiliki dua buah inti (dual core) dalam prosesornya. Ada dua buah jenis Pentium D yang beredar di pasaran, antara lain Pentium D yang berbasiskan inti Prescott (90 nanometer), yang diberi nama Smithfield dan satu lagi prosesor Pentium D yang berbasiskan inti <em>Cedar-Mill</em> (65 nanometer), yang diberi nama Presler.</p>
<table border="1" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td>Nama Prosesor</td>
<td>Intel Pentium D</td>
</tr>
<tr>
<td>Nama Kode</td>
<td>Smithfield   (90 nanometer), Presler (65   nanometer)</td>
</tr>
<tr>
<td>Diperkenalkan</td>
<td>April 2005</td>
</tr>
<tr>
<td>Variasi kecepatan</td>
<td>2666 MHz hingga 3400   MHz.</td>
</tr>
<tr>
<td>Kecepatan System   Bus</td>
<td>533 MHz (Smithfield 2666 MHz),   800 MHz (kebanyakan Pentium D)</td>
</tr>
<tr>
<td>Set Instruksi</td>
<td>Intel   x86, MMX, SSE,   SSE2,   SSE3,   Intel xD (Execute Disable bit), Intel Virtualization Technology (Vanderpool) (hanya pada seri Presler), Intel Hyper-Threading (hanya   pada seri Extreme Edition), Intel   EM64T, Enhanced Intel Speed Step Technology (untuk penghematan daya, hanya beberapa seri saja).</td>
</tr>
<tr>
<td>Cache Level 1</td>
<td>Instruction cache:   2&#215;12 K micro-op Excecution Trace Cache; Data Cache: 2x 16 KB</td>
</tr>
<tr>
<td>Cache Level 2</td>
<td>2 x 1024 MB (Smithfield), 2x 2048 MB   (Presler)</td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis package</td>
<td>Land-Grid Array (LGA), 775-pin</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h1>F  Intel Core 2</h1>
<p><strong>Intel Core 2 Duo</strong> adalah sebuah mikroprosesor yang dirilis oleh Intel Corporation pada tanggal 27 Juli 2006. Pada saat pengembangannya, prosesor ini memiliki nama kode <strong>Conroe</strong> dan <strong>Allendale</strong>.</p>
<table border="1" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td>Nama Prosesor</td>
<td>Intel Core 2 Duo</td>
</tr>
<tr>
<td>Nama kode</td>
<td>Conroe,   Allendale, Wolfdale, Merom, Penryn, (dua inti) Kentsfield, Yorkfield, (empat   inti)</td>
</tr>
<tr>
<td>Dirilis</td>
<td>27 Juli 2006</td>
</tr>
<tr>
<td>Segmen Pasar</td>
<td>Desktop, Laptop</td>
</tr>
<tr>
<td>Mikroarsitektur</td>
<td>Intel Core   Microarchitecture</td>
</tr>
<tr>
<td>Set instruksi</td>
<td>x86,   MMX,   SSE,   SSE2,   SSE3,   SSE4 (SSE4 hanya untuk prosesor berdasarkan core penryn) VT,   EM64T,   HT (hanya seri Intel Core 2   Extreme)</td>
</tr>
<tr>
<td>Front Side bus</td>
<td>1066 MHz, 1333 MHz (seri conroe terbaru)</td>
</tr>
<tr>
<td>Jumlah inti prosesor</td>
<td>2 core, atau 4 core</td>
</tr>
<tr>
<td>Interkoneksi ke motherboard</td>
<td>Land Grid Array   (LGA), 775-pin</td>
</tr>
<tr>
<td>Jumlah Transistor</td>
<td>Conroe:291   juta<br />
Allendale:</td>
</tr>
<tr>
<td>Teknologi manufaktur</td>
<td>65 nanometer (Conroe, Allandle,   Merom, kentsfield) &amp; 45 nanometer (Wolfdale, Yorkfield, Penryn)</td>
</tr>
<tr>
<td>Cache Level-1</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>Cache Level-2</td>
<td>Yorkfield : 12   Megabyte<br />
Kentsfield : 8 Megabyte<br />
Wolfdale : 6 Megabyte<br />
Conroe:4   Megabyte<br />
Allendale: 2 Megabyte</td>
</tr>
<tr>
<td>Cache Level-3</td>
<td>Tidak ada</td>
</tr>
<tr>
<td>Chipset pendukung</td>
<td>Intel 975X, Intel   965, Intel 945 (beberapa versi), nVidia nForce 680i</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Kinerja prosesor ini menang telak cukup jauh jika dibandingkan dengan prosesor Intel Pentium D seri Presler apalagi Pentium D seri Smithfield yang masih menggunakan mikroarsitektur Intel NetBurst. Jika dibandingkan dengan seterunya, AMD Athlon FX 60, sebuah prosesor Intel Core 2 Duo berkecepatan 2400 MHz mengungguli prosesor tersebut dengan perbedaan kinerja kira-kira 15%. Jika prosesor AMD Athlon FX tersebut di-overclock menjadi 3.4 GHz, prosesor tersebut unggul tipis dibandingkan Core 2 Duo 2400 MHz. Ini berarti prosesor Intel Core 2 Duo jauh lebih efisien dibandingkan dengan pendahulunya dalam rangka mengeksekusi instruksi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wina.web.id/2010/04/perkembangan-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PC Router dengan SuSE 9.3</title>
		<link>http://wina.web.id/2010/02/pc-router-dengan-suse-9-3/</link>
		<comments>http://wina.web.id/2010/02/pc-router-dengan-suse-9-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 02:36:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wina Februarita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog Lama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wina.web.id/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Membuat router dengan linux SuSE 9.3 # Persyaratan yang harus di penuhi untuk membuat pc router adalah sebagai berukut: 1. Komputer yang akan di jadikan router harus mempunyai minimal 2 LAN Card. 2. Komputer yang akan di jadikan router dan server harus terinstall dengan system operasi linux SuSE 9.3 (dengan Minimum system). 3. PC yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membuat router dengan linux SuSE 9.3</p>
<p># Persyaratan yang harus di penuhi untuk membuat pc router adalah sebagai berukut:<br />
1. Komputer yang akan di jadikan router harus mempunyai minimal 2 LAN Card.<br />
2. Komputer yang akan di jadikan router dan server harus terinstall dengan system<br />
operasi linux SuSE 9.3 (dengan Minimum system).<br />
3. PC yang akan di jadikan router harus sudah terkoneksi ke internet.<span id="more-59"></span></p>
<p>Melakukan setting</p>
<p>* Bila berada dalam 1 Network maka paket di sampaikan direct<br />
* Bila berada dalam satu Network yang berbeda maka paket disampaikan ke gateway<br />
* routing by denstation<br />
* rotuing by entri ( permesin)</p>
<p>Command<br />
#route gw[option]</p>
<p>Contoh:<br />
1. #route add default gw 203.145.67.9<br />
Artinya: Tujuan default lewat gateway<br />
2. #route add -net 10.23.14.0/gw 10.22.88.9<br />
Artinya:Tujuan ke network 10.23.14.0/24 lewat 10.22.88.9<br />
3. #rote add -host 192.167.2.13 gw 10.22.77.5<br />
Artinya: Tujuan ke host 192.168.0.1 lewat 10.22.77.5</p>
<p>Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :<br />
1. Login ke system root<br />
2. berikan ip address untuk eth1 192.168.0.1 net mask 255.255.255.0<br />
3. berikan ip address untuk eth0 172.19.51.15 net mask 255.255.255.244<br />
4. cara 1<br />
berikan command line<br />
#route add -net 192.168.0.1/24 gw 172.19.51.15</p>
<p>* aktifkan enable ip forwarding<br />
#echo 1 &gt; /proc/sys/net/ipv4/ip_forward</p>
<p>* #yast<br />
* Network service pilih <strong>rouitng</strong><br />
* Masukan default gateway<br />
* <strong>ok </strong><br />
* Centang <strong>Enable forwarding </strong><br />
* <strong>finish </strong></p>
<p>1. Instal Bind<br />
2. Lalu edit DNS Configuraton<br />
#mcedit /etc/named.conf<br />
Lakukan pencarian keyword : Forwards dan edit tag forwards dengan mengisikan IP DNS PC</p>
<p>* Simpan dan jalankan Bind dengan perintah sebagai berikut :<br />
# /etc/init.d/named restart</p>
<p>&gt; lakukan masqurade paket dengan perintah sebagai berikut:<br />
# iptables -t nat -A POSTROUTING -s ip eth1/24 -j MASQUERADE</p>
<p>* Lakukan pengecekan dengan perintah :<br />
ping dari komputer client dan apabila sudah bisa anda telah berhasil membuat router linux suse 9.3</p>
<p>Selesai</p>
<p>selamat mencoba ^_^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wina.web.id/2010/02/pc-router-dengan-suse-9-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Proxy Server dengan Squid</title>
		<link>http://wina.web.id/2010/02/proxy-server-dengan-squid/</link>
		<comments>http://wina.web.id/2010/02/proxy-server-dengan-squid/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 02:31:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wina Februarita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog Lama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wina.web.id/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah tulisan blog ku yang lama, untuk mengingatkan ketika magang dan sudah aku praktekan .OS menggunakan Linux Suse 9.3 Fungsinya: 1. Content caching (website) 2. Logging dan Monitoring (Web traffic) A. setting proxy 1. Install squid 2. Edit file configurasi #mcedit /etc/squid.conf 3. Tekan F7 (Menu pencarian pada mc), lalu ketik : INSERT YOUR [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah tulisan blog ku yang lama, untuk mengingatkan ketika magang dan sudah aku praktekan <img src='http://wina.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> .OS menggunakan Linux Suse 9.3</p>
<p>Fungsinya:<br />
1. Content caching (website)<br />
2. Logging dan Monitoring (Web traffic)</p>
<p>A. setting proxy<span id="more-55"></span><br />
1. Install squid<br />
2. Edit file configurasi<br />
#mcedit /etc/squid.conf</p>
<p>3. Tekan F7 (Menu pencarian pada mc), lalu ketik : INSERT YOUR OWN RULE<br />
4. Tambahkan ACL (Access Control List) pada baris pencarian di atas seperti berikut ini:</p>
<p>acl b1 scr 192.168.0.1/255.255.255.0 http_access allow b1</p>
<p>5. Tekan F7 lalu ketik<br />
http_port 3120<br />
lalu edit 3120 menjadi 8080 (artinya squid berjalan pada port 8080)</p>
<p>6.Lalu save dan restart squid configuration<br />
#/etc/init.d/squid restart</p>
<p>Setelah selesai, isikan di menu proxy browser komputer dengan network 192.168.0.1/24 dengan IP server proxy 172.19.51.15 dan port 8080.<br />
Namun hal tadi kurnag efisien karen kita harus melakukan setting satu persatukomputer client, dan ada cara yang lebih baik, yaitu dengan mensetting transparant proxy pada server proxy.</p>
<p>B. Transparant proxy</p>
<p>1. Edit file squid<br />
#mcedit /squid.conf</p>
<p>3. Lakuakn pencarian httpd-aaccelerator menggunakan menu search F&amp;</p>
<p>4. Lalu isikan :<br />
httpd_accel_port 80<br />
httpd_accel_host virtual<br />
httpd_accel_singel_host off<br />
httpd_accel_with_proxy on<br />
httpd_accel_uses_host_header on</p>
<p>5. save configuration dan restart squid<br />
#/etc/init.d/squid restart</p>
<p>6. Lakukan setup redirector otomatis dengan ip tables:<br />
# iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.0.1/25 -p tcp &#8211;dport 80 -j REDIRECT &#8211;to-port 8080</p>
<p>Aturan iptables di atas mengakibatkan paket yang berasal (-s) dari network 192.168.0.1/25 yang menuju port 80 bertipe protokol TCP akan di REDIRECT (di alihkan) ke port 8080 dimana proxy squid menunggu proses.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wina.web.id/2010/02/proxy-server-dengan-squid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My Spirit ^^</title>
		<link>http://wina.web.id/2010/01/my-spirit/</link>
		<comments>http://wina.web.id/2010/01/my-spirit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 06:23:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wina Februarita</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wina.web.id/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang aku merasa hidup ini sangat berat untuku, dan terkadang aku merasa dan mengeluh kenapa allah selalu menguji ku dengan cobaan yang sangat berat, dengan semua masalah yang ada dihadapanku aku selalu berusaha menjalani hidup ini dan menghadapai nya karena aku yakin allah mencobaku karena aku mampu untuk menghadapinya, &#8220;Dan Allah tidak Akan Memberi cobaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Terkadang aku merasa hidup ini sangat berat untuku, dan terkadang aku merasa dan mengeluh kenapa allah selalu menguji ku dengan cobaan yang sangat berat, dengan semua masalah yang ada dihadapanku aku selalu berusaha menjalani hidup ini dan menghadapai nya karena aku yakin allah mencobaku karena aku mampu untuk menghadapinya<span id="more-15"></span>, &#8220;Dan Allah tidak Akan Memberi cobaan diluar kemampuan hambanya&#8221;. itulah yang selalu kuingat setiap aku sedang menghadapi masalah, dan aku bersyukur karena masih ada orang yang sayang terhadapku dan selalu mensupport ku di dalam keadaan apapun dan mau menerimaku apa adanya, thank&#8217;s honey ^^.  mempunyai teman2 kuliah yang selalu membuat ku tersenyum&#8230; thank&#8217;s my friend&#8230; dan allah selalu memberi yang aku butuhkan walaupun belum sepenuhnya, aku tetap bersyukur apa yang telah di berikan dihidupku, sekarang walaupun aku sedang menghadapi cobaan dan masalah aku akan berusaha selalu untuk tersenyum. demi keluarga ku dan orang2 yang aku sayang, dan aku akan tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk orang tuaku dan adiku tersayang&#8230; itulah kenapa aku bertahan hidup di sini, karena aku ingin membahagiakan keluargaku dan membuat kedua orang tuaku bangga terhadap diriku. so untuk semua tetap semangat dan ikhlas dalam menjalani hidup ini supaya hidup kita terasa ringan&#8230; Remember Allah&#8230; <img src='http://wina.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wina.web.id/2010/01/my-spirit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

